K-Conk: “Federasi Baru Bisa Menjadi Harapan Baru Sepakbola Kita”

image

Spanduk Bertuliskan Federasi Baru di Stadion Gelora Bangkalan Madura Beberapa Waktu Lalu

Bangkalan, maduracorner.com – Meski sudah dua turnamen digelar, namun carut marut sepakbola Indonesia belum juga usai. PSSI pun masih ‘terkapar’ usai dibekukan Kemenpora sejak bulan april lalu. Pembekuan ini dilakukan karena federasi sepakbola Indonesia tersebut dituding tidak becus mengelola sepakbola.

Banyak muncul pro kontra terhadap pembekuan ini. Salah satu pihak yang mendukung upaya pembekuan adalah kelompok supporter yang berbasis di Madura, K-Conk. Menurut mereka, salah satu pangkal carut marut ini akibat PSSI gagal menciptakan kompetisi sepakbola yang ‘sehat’.

“Sudah menjadi rahasia publik sepakbola kita, bahwa PSSI selama ini memang tidak bisa membuat mapan kompetisi nasional kita. Mulai dari jadwal kompetisi yang gampang berubah hingga banyaknya aturan yang mereka buat tapi ditabrak mereka sendiri”,papar Presiden K-Conk, Jimhur Saros saat ditemui maduracorner.com di kedai kopi B-Coffee di kompleks Radio Amanna FM Bangkalan, rabu (7/10/2015) malam.

Pria yang juga berprofesi sebagai advokat tersebut menambahkan, Kemenpora RI tidak akan asal membekukan sebuah federasi olahraga jika organisasi yang bersangkutan dalam kondisi ‘sehat’. “Ibarat orang yang kalau sakit, ya perlu perawatan ringan atau kalau perlu penanganan khusus di ruang operasi”,kata Jimhur memberi pengandaian.

Pembekuan tersebut, Jimhur Saros melanjutkan, bisa jadi sudah melalui perhitungan matang dengan serangkaian pertimbangan baik dan buruknya. “Kalau dengan cara dibekukan saja tidak mampu memperbaiki sepakbola kita, ya lebih baik bentuk federasi baru saja”,usulnya.

“Dengan pembentukan federasi baru ini, kita bisa menyegarkan kepengurusan PSSI yang terlanjur sakit. Bisa menjadi harapan baru kita semua demi perbaikan sepakbola Indonesia”,pungkas Jimhur. (mad)

Penulis : Mamad El Shaarawy

Email Autoresponder indonesia