Kabel Jaringan Sering Dicuri, Pelanggan Speedy di Bangkalan Resah

BANGKALAN, MADURACORNER.COM- Maraknya kasus pencurian kabel jaringan speedy di kawasan Kecamatan Socah dan Kecamatan Kota Bangkalan, membuat para pelanggan PT Telkom resah. Sebab, akibat pencurian ini, akses internet terganggu sejak Selasa 12 Maret 2018 lalu.

Ketika teknisi PT Telkom melakukan pemeriksaan, titik kerusakan kabel ditemukan di sisi barat kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Bangkalan, Jalan RE Martadinata Kelurahan Mlajah, Kamis (15/3/2018).

Otamatis, jaringan yang terhubung dengan titik kerusakan jaringan tersebut mati total. Seperti yang dialami cafe “Kandang Kopi”. Bahkan, jaringan wifi di kedai kopi nusantara tersebut selama tiga tidak berfungsi.

“Kabel tembaga sepanjang 40 meter hilang. Namun hari ini sudah teratasi dan jaringan internet sudah kembali normal,” papar seorang teknisi dikutip dari jatim.tribunnews.com.

Aksi pencurian kedua terjadi di jalur protokol, Jalan Raya Klobungan, Desa Bilaporah, Kecamatan Socah. Bahkan titik pemotongan kabel fiber itu terjadi hanya berjarak sekitar 300 meter dari pintu masuk kota atau 500 meter dari Mapolres Bangkalan.

“Pelaku melukai kabel. Ketika tahu bukan tembaga, tidak jadi diambil. Meski demikian kabel fiber optik itu sudah putus dan memutus jaringan internet ke Desa Bilaporah dan Jaddih,” tandasnya.

Kasus pencurian kabel di dua lokasi itu merupakan rentetan kasus-kasus kejadian sebelumnya. Namun hingga kini, belum satupun terungkap.

Sementara itu, Kapolsek Socah AKP Sulaiman mengatakan, hingga saat ini tidak ada satupun laporan masuk ke polsek terkait kasus pencurian kabel.

“Belum ada laporan, belum ada masuk. Mohon waktu, sabar. Semoga lekas selesai,” kata Sulaiman.

Mantan Kapolsek Tanjung Bumi ini menambahkan, pihaknya secara rutin terus menggelar patroli hingga ke seluruh pelosok di Kecamatan Socah.

“Kami selalu melakukan pengawasan melalui patroli,” tandasnya. (*)

Penulis: Riyan Mahesa

Editor: Achmad

Email Autoresponder indonesia