Kakan Kemenag Jatim Tegaskan Pengurangan Kuota Haji Murni Faktor Eksternal

Kasie Haji dan Umroh Kemenag Kabupaten Bangkalan, Abd.Hamid. foto : aryan/mc.com

Kasie Haji dan Umroh Kemenag Kabupaten Bangkalan, Abd.Hamid. foto : aryan/mc.com

Hujan, Manasik Haji Dialihkan Sosialisasi | Oleh : Aryan
Maduracorner.com,Bangkalan – Kantor Kementerian Agama kabupaten Bangkalan Rabu (3/7) siang kemarin menggelar manasik haji. Namun karena hujan mengguyur sejak pagi, manasik haji yang diikuti 686 Calon Jamaah Haji (CJH) itu dilakukan di teras luar Masjid Agung setempat.

“Sosialisasi Manasik Haji Kabupaten Bangkalan dibagi dalam 2 tahap, yakni hari ini dan sesudah lebaran Idul Fitri 1434 H nanti,” ujar Kepala Kemenag Kabupaten Bangkalan, Moh. Amin melalui Kasie Haji dan Umroh Kemenag Bangkalan, H. Abd. Hamid.

Karena alasan cuaca, manasik haji kali ini diarahkan lebih banyak pada sosialisasi bagi para CJH yang terpaksa batal berangkat tahun ini. Hal itu berulang kali di sampaikan agar tidak terjadi kesalah pahaman diantara jemaah yang terpaksa mengantre dalam daftar tunggu (waiting list).

Kondisi itu kemudian diperkuat oleh penjelasan Kepala Kemenag Provinsi Jatim, H. M. Sujak yang sengaja hadir saat itu. Dia menegaskan bahwa penundan sejumlah CJH kabupaten Bangkalan itu murni akibat pemberlakukan kebijakan pemerintah Arab Saudi yang memangkas qouta CJH Indonesia hingga 20 prosen.

“Ini perlu saya sampaikan kembali agar tidak terjadi kesalah pahaman. Bahwa situasi ini bukan atas kehendak kantor Kemenag Bangkalan,” beber H. M. Sujak.

Selain manasik, Kantor Kemenag juga menyampaikan Taklimah Haji yang intinya menjelaskan kepada CJH tentang pembatasan barang bawaan serta larangan tertentu selama menjalani ibadah haji.(yan/krs)

Email Autoresponder indonesia