Kapolda Jatim Minta Warga Tak Berkerumun

216 views

Maduracorner.com, Surabaya – Kapolda Jatim Irjen Pol M Fadil Imran meminta kepada masyarakat supaya tidak berkerumun di masa pandemi Covid-19. Hal tersebut dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di masyarakat.

Pesan itu disampaikan Fadil ketika menghadiri penandatanganan Deklarasi Wani Jogo Suroboyo di Gedung Balai Kota Surabaya, Selasa (20/10/2020). Deklarasi ini juga dihadiri Forkopimda Surabaya. Serta seribu warga kota Surabaya dari berbagai kelompok dengan menggunakan zoom meeting.

“Saya bangga menjadi warga Surabaya, saya tidak mau Kota Surabaya dirusak, kita jaga bersama agar situasi kota Surabaya aman, tertib dan damai,” terang Fadil.

Menurut Fadil, penyebaran Covid-19 di Jatim sudah menurun, sehingga jangan sampai berkerumun yang nantinya bisa menjadi klaster baru. Dirinya meminta pada masyarakat agar menjaga kota ini secara bersama-sama.

“Supaya pandemi Covid-19 bisa segera usai dan kembali bisa hidup normal,” papar Fadil.

Selain itu, sambung Fadil, pihaknya mempersilahkan masyarakat menyalurkan aspirasinya di muka umum, tapi dengan catatan. Dimana aksi unjuk rasa dengan tertib dan damai sesuai dengan apa yang menjadi tuntutan. Tidak boleh anarkis dan mengajak anak-anak.

Polri, TNI dan Pemerintah siap mengamankan aksi unjuk rasa hari ini. Jika ada yang melakukan tindakan anarkis, rusuh, membakar fasilitas umum, maka akan melakukan tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku.

“Silahkan menyuarakan aspirasi, kami Polri tidak melarang itu. Karena hal itu adalah hak semua warga Negara. Namun dengan catatan, jangan sampai bertindak anarkisme, tidak ada ruang dan tempat bagi pelaku anarkis,” tandasnya. (Syaiful Islam)

Email Autoresponder indonesia