Kapolres Bangkalan Mendukung Stop Kekerasan Terhadap Aktivis

polres dukung stop kekerasan

Bangkalan,Maduracorner.com– Puluhan aktivis yang menamakan diri Aliansi Mahasiswa Jatim Barsatu (AMJB) melakukan aksi solidaritas mengecam kasus penembakan yang menimpa aktivis anti Korupsi Mathur Husairi yang ditembak orang tak di kenal Selasa malam lalu. Dalam aksi tersebut, massa AMJB memaksa Kapolres Bangkalan, AKBP, Sulistiyono untuk ikut menanda tangani diatas selebar kain sebagai bentuk dukungan stop kekerasan terhadap Aktivis. Tidak hanya Kapolres, Wakapolres Bangkalan, Kompol Yuniar Herlambang juga dipaksa untuk ikut menanda tangani diatas kain sepanjang 3 itu.

Karena terus didesak oleh para aktivis, akhirnya Kapolres Bangkalan  itu mau membubuhkan tanda tangan diatas kain sebagai dukungan Stop kekerasan terhadap aktivis, begitu juga dengan wakapolres Bangkalan, ikut menandan tangani kain berwarna putih yang dibeber dipintu masuk kantor Mapolres Bangkalan.

Dalam orasinya, Aktivis AMJB menuntut Polres Bangkalan agar menindak tegas pelaku kekerasan terhadap para aktivis di kabupaten Bangkalan. Sebab indonesia ini adalah negara hukum bukan negara premanisme. “Kami sangat menyesal  bangkalan yang dikenal sebagai kota santri telah berubah menjadi anarkis,” teriak korlap aksi   Nur Hakim saat orasi.

penulis : Anto

Editor  : Sohib

Email Autoresponder indonesia