Kasus Kambing Etawa, Mantan Kadis BPMD Dan Kadis BPKAD Ditetapkan Tersangka

Maduracorner.com, Bangkalan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangkalan menetapkan dua orang tersangka dalam perkara kasus pengadaan Kambing Etawa, Jumat, (02/08/2019).

Kedua tersangka tersebut yakni Mulyanto Dahlan mantan Kepala Dinas Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BPMD) dan Syamsul Arifin Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bangkalan.

“Untuk sekarang kami tetapkan tersangka atas nama Mulyanto Dahlan mantan Kepala Dinas BPMD dan atas nama Syamsul Arifin kepala BPKAD Bangkalan,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Bangkalan, Badrut Tamam, Jumat, (02/08).

Menurutnya, penahan dua tersangka tersebut perihal penanganan perkara terkait kasus kambing etawa yang sedang di tangani oleh Kejaksaan Negeri Bangkalan.

“Terkait dengan tindak pidana korupsi bantuan keuangan untuk pengembangan BUMDes pengadaan kambing etawa tahun anggaran 2017,” ujarnya.

Dari penanganan tersebut Kejari telah memenuhi alat bukti yang sudah cukup. Sehingga pihak Kejari melakukan penahanan terhadap dua orang tersebut termasuk juga hasil penghitungan dari keuangan.

“Kerugian negara kurang lebih 9 miliar. Dan penambahan tersangka nanti kita lihat prosesnya. Ini kita selesaikan dulu, semuanya nanti akan berkembang dipersidangan,” tambahnya.

Ia juga menambahkan, kami tadi juga melakukan penambahan introgasi karna kami waktu itu melakukan pemanggilan untuk didengarkan keterangannya sebagai saksi.

“Kemudian setelah selesai tim penyidik melakukan rapat dan hari ini juga menetapkan tersangka,” ungkapnya.

Badrut juga menjelaskan Kronologi penetapan dua orang tersangka tersebut.

Dua orang tersangka korpratif, dengan datang sendiri, waktu kita lakukan pemanggilan dan tersangka datang,”

“Sekitar pukul 09:00 kita panggil sebagai saksi lalu kemudian hasil ekspose tim penyidik tadi menetapkan dua orang itu tersangka,” pungkasnya (tkn)

Email Autoresponder indonesia