Kasus Pembunuhan Menantu Oleh Mertuanya Sendiri, di Rekontruksi

tampak dalam gambar pembunh bayaran saat menhabisi nyawa Mustofa.mc.com/Arie

tampak dalam gambar pembunh bayaran saat menhabisi nyawa Mustofa.mc.com/Arie

 

Maduracorner.com,Bangkalan- kasus pembunuhan dengan korban Mustofa yang mayatnya dibuang di jalan raya desa Perreng kecamatan Burneh di rekontruksi. Dalam rekontruksi tersebut terungkap, tewasnya Mustofa  ternyata otak pembunuhannya adalah sepasang suami istri, H Rasul dan Hatijah yang masih Mertua korban.

Untuk menghabisi nyawa Menantunya itu, suami isteri itu menyewa tiga pembunuh bayaran. Karena banyak pengakuan dari para tersangka yang janggal, akhirnya rekontruksi itu dilakukan di 14 tempat kejadian Perkara (TKP).

Dalam rekontruksi itu diketahui, pembunuhan itu dilakukan karena pasutri itu kesal karena anaknya dipermainkan oleh sang menantu, kemudian pasutri itu nekat mendalangi pembunuhan terhadap sang menantu. karena tidak kuasa membunuh dengan tangannya sendiri, pasutri ini nekat menggunakan jasa tiga pembunuh bayaran dengan upah Rp 60 juta yang terjadi pada pertengahan bulan Desember 2012.

Namun karena banyak pengakuan tersangka yang janggal dan tidak masuk akal, polisi akhirnya melakukan rekonstruksi di 14 TKP. dalam rekosntruksi itu, terlihat para tersangka melakukan pembunuhan sangat terencana. mulai  dari pembayaran uang muka dari mertua korban, tersangka H Rasul kepada mohammad Djekeil. kemudian keduanya menuju rumah muhammad Djekeil mempersiapkan rencana pembunuhan.

Selanjutnya,  kedua tersangka menemui dua tersangka lain yakni Basuni dan satu lagi masih buron, untuk membayar lagi uang sebesar Rp 20 juta. Total  pembayaran uang mencapai Rp 60 juta. Uang itu disiapkan H Rasul dan istrinya yang juga menjadi tersangka. sebagian uang oleh tersangka dibelikan sepeda motor jenis Ninja

Kastreskrim Polres Bangkalan, AKP Muhammad Lutfi menjelaskan, rekontruksi ini dilakukan untuk menyamakan data, sehingga di persidangan nanti sesuai dengan cerita kronologis pembunuhannya. (arie/min)

Email Autoresponder indonesia