Kawal Pembentukan Provinsi Madura, Panitia Nasional Bangun Kantor di Jalan Akses Suramadu

Bangkalan, Maduracorner.com, Kantor bersama Panitia Nasional Persiapan Pembentukan Provinsi Madura diresmikan di Jalan HM. Noer KM5 Suramadu, Bangkalan, Madura, Minggu, (29/11/20).

Ketua Panitia Nasional Persiapan Pembentukan Provinsi Madura Ahmad Zaini menyampaikan, keinginan semua element masyarakat Madura sepakat bahwasanya Provinsi Madura harus segera terwujud.

“Proses perjalanan menuju Provinsi madura sudah banyak dilakukan persiapan-persiapan. Salah satunya dilakukan pemekaran daerah sudah dari kabupaten Pamekasan. Itu sudah ada persetujuan dari DPR setempat,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya mengaku sudah melakukan terobosan-terobosan pendekatan pada pimpinan pusat. Seperti terhadap Ketua DPD RI, DPR RI, dan ketua MPR. Bahkan terhadap tokoh Madura yang ada di Pemerintah Pusat.

“Kami berharap dengan terbentuknya sekretariat kantor panitia persiapan pembentukan provinsi Madura secara permanen bisa menampung aspirasi
teman-teman mulai dari barat sampai ketimur bisa didiskusikusikan dikantor bersama ini,” terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Badan Silaturahmi Ulama’ Pesantren Madura, Drs. KH. Nuruddin A. Rachman, mengatakan peresmian penempatan kantor panitia pusat persiapan pembentukan Provinsi Madura adalah cara yang tepat.

Sehingga dengan kantor tersebut, menurutnya, semua bisa menyatukan pemikiran mulai dari Sumenep, Pamekasan, Sampang dan Bangkalan. untuk mengakomodir aspirasi-aspirasi masyarakat Madura.

“Alhamdulillah tanggapan dari berbagai lapisan masyarakat yang ada di Madura dari ulama, Politisi, pemuda-pemuda dan pengusaha-pengusaha termasuk perguruan tinggi akademisi sepakat untuk segera menjadikan Madura sebagai Provinsi.

Pihaknya juga menyampaikan, akan mencari jalan alternatif yang bisa ditempuh dengan cara-cara yang lebih cepat.

“Melalui tokoh yang ada di pemerintahan pusat maupun melalui tokoh politisi. semua kita akan usahakan dan menyatukan semua pendapat untuk segara diajukan kepada pemerintah,” jelasnya.

Ditempat yang sama, koordinator Presidium Muda provinsi Madura (PMPM)
H.M.Kholifi Aziz, mendukung penuh gerakan semangat panitia pembentukan provinsi Madura.

“Saya masuk di kepanitiaan nasional pembentukan provinsi Madura, termuda. Karena itu dukungan dari kalangan muda akan kami galakkan, stakeholder, OKP, ormas sektor pemuda akan kami satukan lewat presedium Muda provinsi Madura,” ucapnya.

Holifi menjelaskan, segudang alasan untuk menjadikan Madura sebagai provinsi Madura, tidak hanya syarat administrasi, akan tetapi secara kajian akademik sangat berpotensi menjadi Provinsi Madura .

“Kalau ada warga Madura, baik pejabat publik maupun warga sipil yang tidak mau dan tidak setuju dengan Madura provinsi,
Perlu di pertanyakan kemaduraannya, bagi kami, Madura provinsi, harga mati,” terangnya. (*).

Email Autoresponder indonesia