Keburu Diamankan Aparat, Pengunjuk Rasa Tunggal Gagal Sambut Rombongan SBY

Seorang Diri bentangkan Spanduk protes  Sepanjang 3 Meter | Oleh : Aryan

Hardiansyah dengan spanduk bernada protes-foto : Aryan/Mc.com

Hardiansyah dengan spanduk bernada protes-foto : Aryan/Mc.com

Maduracorner.com,Bangkalan– Karena  keburu diamankan oleh aparat, satu orang yang akan menyambut kedatangan Susilo Bambang Yudoyono (SBY) ke Madura dengan spanduk berisi nada protes itu gagal menyampaikan aspirasinya secara langsung kepada orang nomer satu di Indonesia itu, Hardiansyah yang sudah standby di jalan akses Suramadu sisi Madura hanya bisa pasrah ketika aparat mengamankan dirinya.

“Padahal saya sudah standby untuk melakukan unjuk rasa sendirian dalam bentuk teatrikal memakai pakaian pocong putih dan membentang sebuah spanduk sepanjang 3 meter bertuliskan “Keadilan di Negara Ini Semakin Hilang”, ujar  Hardiansyah, Rabu, (4/12).

Menurut dia, sebenarnya unjuk rasa yangbakal ia lakukan seorangg diri itu sudah dipersiapkan dengan matang dan direncanakan akan dilakukan diarea akses suramadu sisi Madura.

Namun rencananya itu gagal setelah aparat dari kepolisian keburu mengamankan dirinya sebelum SBY melintas di jalan akses Suramadu sisi Madura. Sedangkan bentangan spanduk tersebut dimaksudkan sebagai pesan moral kepada Presiden SBY karena sudah tidak adil lagi dalam memimpin negeri ini.

“Contohnya koruptor di negeri ini makin merajalela dan penegakan hukum tajam kebawah dan tumpul keatas,” pungkas Hardiansyah. (yan/shb).

Email Autoresponder indonesia