Kedatangan RI-1 ke Bangkalan Tak Pengaruhi Deklarasi Provinsi Madura

image

Presiden Jokowi

Bangkalan, Maduracorner.com – Presiden RI Joko Widodo dijadwalkan berkunjung ke Bangkalan pada tanggal 10 November 2015 mendatang. Jadwal ini bertepatan dengan acara Deklarasi Provinsi Madura. Karena bersamaan, pihak kepolisian sempat meminta untuk membatalkan deklarasi tersebut.

Namun, Panitia Persiapan Pembentukan Provinsin Madura (P4M) memastikan acara tetap dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditentukan. “Informasinya Presiden hanya di Surabaya saja. Jadi acara deklarasi tetap berjalan tidak ada pembatalan sekalipun memang benar-benar datang ke Bangkalan,”tegas Sekjend P4M, Fathur Rahman Said kepada maduracorner.com, Sabtu (7/11/2015).

Pria yang akran disapa Jimhur ini menjelaskan, deklarasi merupakan cita-cita luhur yang harus diwujudkan. Mengenai adanya perdebatan pro dan kontra dari sejumlah kalangan, menurutnya itu sudah menjadi hal yang wajar sebagai konsekuensi dari sebuah perjuangan dan demokrasi.

“Undangan sudah kami sebar baik di Madura maupun luar Madura. Kami ingin sampaikan jangan pernah berburuk sangka atas apa yang telah kami lakukan untuk mewujudkan provinsi Madura,”tandasnya.

Menurut Jimhur, pihaknya tidak memikili kepentingan untuk menduduki jabatan-jabatan tertentu jika memang Madura benar-benar menjadi provinsi sendiri. Siapapun berhak mengisi ruang-ruang strategis dengan catatan memiliki kapasitas yang mumpuni. “Kami bukanlah orang-orang yang gila jabatan. Itu perlu diingat!,”cetusnya. (her/mad)

Penulis: Donny Heryanto
Editor: Mamad el Shaarawy

Email Autoresponder indonesia