Kejari Dinilai Lamba Tuntaskan Kasus Korupsi

676 views
image

Bisri Gie, Ketua Mahasurya

Sumenep,maduracorner.com- Beberapa kasus korupsi yang ada di kota sumenep, menjadi perhatian penuh oleh aktivis mahasurya. Hal ini disebabkan dari beberapa kasus korupsi terkesan mandul dan Kejari Sumenep membuktikan tidak bisa menyapu bersih para koruptor.

“Dalam catatan dan rapor merah kami, antara lain, kasus pesangon DPRD tahun 1999-2004, kasus pengadaan lahan sma batuan, kasus pengadaan alat peraga SD di dinas pendidikan sumenep tahun 2010, dan renovasi lapangan giling,” ujar Bisri Gie, Ketua Mahasurya, Sabtu (31/1/2015).

Kasus yang masih belum diselesaikan sampai saat ini yaitu, pengadaan alat-alat RSUD. Indikasinya terdapat pembelian obat-obatan tanpa landasan hukum Permendagri dan Perbup dan juga obat non E-catalog. Hal ini proses penyelidikannya macet.

Lebih lanjut Bisri mengungkapkan kasus BSM dan UN fiktif SMK darul khoirot lenteng. Indikasi terdapat mark-up data siswa. Untuk dana BSM di indikasi ada pemotongan oleh oknum kepala desa.

“Dari beberapa kasus diatas jelas kejari sumenep lamban dan mandul. Kami mengutuk kerasl kinerja kejari yang setengah hati dan tidak amanah sesuai UU negara republik Indonesia dengan harapan Kejari mengambil langkah bijak dan tegas untuk segera memproses indikasi korupsi di sumenep” Ujarnya.

Sementara Kasi Pidsus Kejari Sumenep Sugiyanto saat dikonfirmasi lewat telepon nomor yang biasa dipakai tidak aktif.

Penulis : Ari
Editor : Gebril Altsaqib

Email Autoresponder indonesia