Kejari Sampang Akhirnya Menahan Kadispertan

613 views
Kasi Pidsus Kejari Sampang, Wahyu Triantono

Kasi Pidsus Kejari Sampang, Wahyu Triantono

Sampang,Maduracorner.com – Setelah menjalani pemeriksaan selama lima jam mulai dari pukul 10.00  wibb hingga pukul 17.00 WIB, oleh penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang, akhirnya,. Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Sampang, Agus Santoso dijebloskan ke Rumah Tahanan (Rutan) Sampang. Senin (05/01/2015)Agus Santoso dititipkan di rutan Sampang sebagai tahanan Kejari Sampang atas dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pengadaan bibit bentul dan ubi kayu dengan anggaran Rp 800 juta pada tahun 2013.

Kasi Pidsus Kejari Sampang, Wahyu Triantono, menjelaskan, keputusan melakukan penahanan terhadap Agus karena dikhawatirkan akan melarikan diri dan menghilangkan barang bukti.”Dasar dari penahanan ini obyektif dan subyektif, maaf kami tidak bisa menjelaskan semua hasil penyidikan. Yang bersangkutan akan ditahan selama 20 hari”. jelasnya.

Sementara itu, Vira M.R kuasa hukum Agus Santoso yang ikut mendampingi kliennya mengatakan bingung dengan penahanan kliennya tersebut.”Klien saya belum tahu dimana letak korupsinya, jadi klien saya bingung karena selama ini penggunaan anggaran pengadaan bibit fiktif sudah ditekan semaksimal mungkin. Segera kami akan mengajukan penangguhan penahanan karena itu haknya tersangka”. jelas Vira.

Sebelumnya, Penyididk Kejari Sampang sudah menetapkan tersangka lainnya yang terlibat kasus dugaan korupsi bibit fiktif. Diantaranya Abdul Wahed Chairullah, Kabid Tanaman Pangan dan Abdurrahman, Kasi Produksi Tanaman Pangan. Proses hukum kedua Pejabat tersebut hampir memasuki sidang putusan dan dijerat pasal 3 Undang-Undang Tipikor dengan ancaman 2 tahun penjara. Serta Rosuli Muklis, Kasi Pasca Panen Pengelolaan dan Pemasaran Tanaman.

Selain menetapkan empat tersangka, Penyidik Kejari Sampang juga pernah melakukan penggeledahan di kantor Disperta jalan Jaksa Agung Suprapto Sampang, dan menyita sejumlah dokumen penting dan CPU, serta sejumlah uang sekitar Rp. 455.168.677 uang tersebut disita penyidik Kejari di Kantor Dispendaloka Sampang.

Penulis : S Umar Al Farouq
Editor : Sohib

Email Autoresponder indonesia