Kejari Tetapkan 11 Tersangka Kasus Pengadaan 1.504 Ton Beras Fiktif

image

Kepala Kejaksaan Negeri Pamekasan, Sudiharto

Pamekasan, Maduracorner.com – Sebanyak 11 pelaku ditetapkan dalam dugaan perkara Indikasi pengadaan 1.504 ton beras fiktif di Gudang Bulog Sub Divre XII Madura yang berlokasi di Jalan Raya Larangan Tokol Kecamatan Pamekasan yang merugikan negara hingga kurang lebih Rp. 12 Milyar.

Sebelas tersangka itu masing-masing SUH (Ka Bulog Sub Divre XII Madura), PRA (Waka Bulog Sub Divre XII Madura) ESA (Petugas Adm Bulog Sub Divre XII Madura ), HAS (pengawas internal bulog), SM (Mitra UD. Perpadi), P (penghubung), dan M (Mitra Bulog) , KAD, IDP, NS dan SUN (Pemilik PT Pansia)

Kepala Kejaksaan Negeri Pamekasan, Sudiharto mengakatakan pihaknya masih akan mendalami siapa otak dari pelaku pengadaan 1.504 ton beras fiktif tersebut. “Ini kan masih penyidikan, nanti berdasar perkembangan penyidikan. Penyidik yang menentukan,” katanya, Jumat (16/01/15).

Menurut Sudiahrto, perkara itu disignalir adanya penyelewengan beras bersubsidi yang diduga dijual oleh oknum tidak bertanggungjawab dari tahun 2008 hingga 2014. Pihaknya berjanji akan segera menuntaskan perkara hilangnya beras bersubsidi itu dan bisa selesai dalam satu tahun.

Penulis : Fatahillah Kamali.                       Editor : Gebril Altsaqib

Email Autoresponder indonesia