Keluarga Korban Dugaan Mal Praktek Datangi Mapolres Pamekasan

766 views
polisi menunjukkan surat SP2HP-foto: Mustofa/MC.com

polisi menunjukkan surat SP2HP-foto: Mustofa/MC.com

Mengaku tidak menerima SP2HP dan Minta hasil otopsi| Oleh : Msutofa El Abdy

Maduracorner.com, Pamekasan – Keluarga Korban Dugaan Malpraktek Puskesmas Tlanakan Kecamatan Tlanakan Pamekasan mendatangi Polres Pamekasan, Selasa (3/6). Mereka meminta kejelasan terkait hasil perkembangan penyidikan kematian Nurhasanah (25), warga Dusun Sumber Wangi, Desa Bandaran, Kecamatan Tlanakan, yang meninggal dengan kondisi mengenaskan.

Kakak Korban, Juanda Cahyono mengaku kedatangannya ke Polres Pamekasan karena tidak puas dengan laporan yang dilayangkan ke Kepolisian. Sebab selama ini menurutnya belum ada pemberitahuan dari pihak kepolisian terkait perkembangan kasus tersebut. Bahkan dia mengaku belum menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP).

“Saya merasa tidak puas selaku masyarakat kecil terkait dengan kasus saya yang dilaporkan, karena selama ini tidak ada pemberitahuan kepada kami atau istilahnya SP2HP,”keluhnya.

Juanda juga mengaku menunggu hasil otopsi dari pihak kepolisian yang kata penyidik menunggu hasil uji Laboratorium Forensik Polda Jatim. Padahal menurut informasi dari tim labfor hasilnya bisa diketahui dalam satu bulan.

“Makanya saya mendatangi provos untuk ditindaklanjuti, karena saya rela dibedah adik saya dengan otak, jantung, hatinya saya serahkan kepada dokter forensik hanya demi sebuah keadilan,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolres Pamekasan AKBP. Nanang Chadarusman melalui Kasubag Humas Polres Pamekasan AKP. Siti Maryatun mengaku sudah menindaklanjuti kasus tersebut.  bahkan pada tanggal 25 Maret 2014 pihaknya sudah mengirim SP2HP ke pihak korban yang diterima langsung oleh juanda.

“Di surat itu disampaikan bahwa obat yang dikonsumsi korban akan dibawa ke surabaya untuk diteliti kandungan pada obat tersebut. Obatnya dibawa tanggal 28 Maret 2014. Kalau hasil otopsi sudah keluar” terangnya.

Untuk diketahui, Nurhasanah (25), warga Dusun Sumber Wangi, Desa Bandaran, Kecamatan Tlanakan, meninggal dengan kondisi mengenaskan, Sabtu (25/1). Korban diduga meninggal akibat malpraktek dokter Puskesmas Tlanakan Kecamatan Tlanakan.(top/lam)

Email Autoresponder indonesia