Kemarau Panjang, Warga Empat Desa Di Kecamatan Geger Klimpungan

 

Kamarau di Geger Hampir Capai puncaknya | Oleh : Aryan

 

kondisi kekeringan-foto : ilustrasi/MC.com

kondisi kekeringan-foto : ilustrasi/MC.com

Maduracorner.com,Bangkalan- Warga empat Desa di Kecamatan Geger klimpungan menghadapi musim kemarau panjang yang hampir mencapai puncaknya. Empat Desa yang pada musim kemarau ini sangat kesulitan air itu diantaranya Desa, Katol Barat,Desa Jabung, Banyuning Dajah dan Banyuning Laok.

Camat Geger Agus Eka Leandy, menjelaskan, sebenarnya dari 13 Desa yang ada 9 Desa diantaranya mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih pada musim kemarau ini. “Kalau warga di 4 Desa itu memang sangat mengeluh ketika musim kemarau  panjang seperti sekarang ini,” jelas Agus Eka Leandy, Selasa, (8/10).

Memang kata Agus, ada 5 Desa lagi yakni Lerpak, Batobella, Togubeng, Tegar Pereyah dan Kombangan yang juga mengalami kesulitan air bersih. “Tapi meskipun mereka mengalami kekurangan air,  namun untuk sementara ini mereka tidak panik, karena persedian air masih ada namun debit airnya sudah mulai menyusut,” terangnya.

Satu-satunya harapan warga untuk mengambil air layak minum, kata Agus, ada sejumlah sumur yang hingga saat ini masih mengeluarkan air yang berada di desa Geger. “Jadi tak heran jika setiap harinya ratusan warga berasal dari desa yang mengalami kekeringan  antre mengambil air di desa Geger itu,” kata Agus yang juga mantan Sekcam Kecamatan Tragah ini.

Sementara itu, salah seorang warga Desa Kombangan, Muklis mengatakan,  saat ini  debit air sumurnya semakin menyusut, sehingga untuk memenuhi kebutuhan air untuk mandi dan mencuci ia terpaksa minta air kepada tetangganya. “Jarak ngambil air dari rumah sekitar 1 kilometer mas,” pungkasnya.  (yan/min).

Email Autoresponder indonesia