Kenaikan Tarif Dasar Listrik Bebani Pengusaha Kecil

603 views

Pamekasan, Maduracorner.com – Pengusaha kecil mengaku terbani akibat dampak kenaikan tarif dasar listrik yang diberlakukan per 1 September 2014. Pasalnya biaya produksi usahanya menjadi bertambah.

Pengusaha yang mengaku terbebani rata-rata pemilik usaha konveksi atau jahid. Sebab harus terpaksa menaikkan harga jahitan agar tidak merugi ataupun gulung tikar. Mereka juga harus menghidupi karyawannya.

“Saya terpaksa menaikkan harga jahitan dari Rp. 75 ribu menjadi Rp. 80 ribu. Agar tidak terlalu rugi,” kata Hafadz Mawazin, salah satu pemilik usaha Jahit, Jumat (05/09/14).

Mereka juga resah karena dibayangi rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang akhir-akhir ini ramai diperbincangkan di media. Menurutnya biaya operasional akan semakin membengkak.

Supervisor Administrasi PLN Rayon Pamekasan, Rudi Hartono saat dikonfirmasi mengaku tidak bisa berbuat banyak terkait kenaikan tarif dasar listrik karena pihaknya hanya sebagai pelaksana di daerah.

“Kenaikan tarif listrik itu adalah kebijakan pusat. Kami di daerah hanya sebagai pelaksana. Sehingga kami tidak bisa berbuat apa-apa,” kata Rudi.

Penulis: Fatahillah Kamali
Editor: Gebril Altsaqib

Email Autoresponder indonesia