Kepala Pasar Sepulu Akui Ada Oknum Staff-nya Yang Meminta Uang Pada Para Pedagang

 
Para Pedagang Pasar Sepulu di DPRD Bangkalan

Para Pedagang Pasar Sepulu di DPRD Bangkalan

Bangkalan, maduracorner.com Kepala pasar Sepulu Bangkalan, Mat Lihan membantah telah meminta uang hingga puluhan juta kepada sejumlah pedagang. Namun, ia tidak memungkiri jika memang ada permintaan uang yang dilakukan oleh oknum staf pasar.
 
“Pada awal proses pembangunan saya mempercayakan segala urusan kepada staf saya,”kata Mat Lihat kepada maduracorner.com, Selasa (29/3/2016).
 
Rupanya, kata mantan kepala pasar Labang ini, kepercayaan tersebut disalahgunakan oleh oknum staf pasar atas nama Busiri. Sejumlah pedagang dimintai uang agar bisa menempati kios maupun los untuk berjualan mereka. “Sepeserpun saya tidak menerima uang seperti yang dikatakan para pedagang tersebut,”ucapnya.
 
Mat Lihat menjelaskan, awal diketahui adanya permintaan uang hingga puluhan juta, ketika ada tiga pedagang yang datang kerumahnya. Mereka mengaku telah membayar uang untuk menempati los untuk berjualan. 
 
“Pada awalnya saya yang dituding menerima uang mereka. Setelah ditelusuri, ternyata Busiri yang minta. Kemudian saya panggil dan pertemukan dengan pedagang. Busiri mengakui semua perbuatannya,”paparnya.
 
Mat Lihan juga menjelaskan, pedagang yang datang ke dewan tersebut dan mengaku tidak bisa berjualan karena mereka sudah bertahun-tahun tidak memperpanjang SKT. Dalam aturannya, selama dua bulan berturut-turut tidak berjualan, pihak pasar berhak mengalihkan ke pedagang lain.
 
“Ini persoalan lama, kita sudah pernah melakukan pertemuan. Tapi mereka tidak paham dan justru mengamuk di forum,”tandasnya. (her/mad)
 
Penulis: Heriyanto Ahmad
Editor: Mamad el Shaarawy
Email Autoresponder indonesia