Kerajinan kura kura dari bahan batu Gunung dari Tragah Tembus pasar Luar Negeri

Kerajinan kura kura dari bahan batu Gunung dari Tragah Tembus pasar Luar Negeri-Foto: Didien/MC.com

Maduracorner.com,Bangkalan– Batu tidak hanya digunakan sebagai bahan  pondasi bangunan. jika di kelola lebih baik, ternyata batu gunung bisa dibuat kerajinan. seperti yang dilakukan Faisol warga kecamatan Tragah kabupaten Bangkalan, bahkan kerajinan dari batu gunung hasil kreatif dari Faisol kini bisa menembus pasar luar negeri.

Banyaknya batu pegunungan yang keras di sekitar rumahnya, dimanfaatkan dengan baik oleh Faisol. kebiasaannya membuat kerajinan dari kayu seperti Kursi dan lemari, membuat Faisol tidak mengalami kesulitan untuk membuat kerajinan batu sebagai bahan utama dari batu gunung.

Ditangan Faisol, batu gunung yang keras disulapnya menjadi aneka kerajinan seperti kura-kura, kelinci, kodok dan berbagai jenis hewan lainnya. hasil kerajinan batu dari warga Tragah ini tidak hanya menembus pasar dalam negeri saja,  akan tetapi banyak pesanan dari luar negeri seperti dari Belanda, Malaysia, Korea dan Kanada.

Ayu Hasanah mengaku senang dengan pekerjaanya baru ayahnya yang membuat kerajinan dari batui Gunung, karena ia bisa membantu pekerjaanya ayahnya sepulang sekolah. “Ya bantu bapak habis pulang sekolah, lumayan buat tambah uang saku,” kata Ayu Hasanah.

Sementara itu Camat Trgah, Zakariya mengaku bangga dengan adanya kerajinan dari kecamatan Tragah yang sudah bisa menembus pasar luar negeri. “Ya kami sangat bangga sekali,” kata Zakariya.

Membuat kerajinan dari bahan batu gunung ini, sebenarnya cukup mudah, tetapi membutuhkan ketekunan dan kesabaran. Batu  gunung yang keras di pecah dan sedikit dibentuk menyerupai kelinci maupun kodok, selanjutnya di haluskan di mesin penghalus batu hingga terlihat mengkilap seperti plastic. Agar  lebih menarik batu yang sudah halus ban berbentuk kelinci, kodok maupun kura-kura di celupkan ke zat pewarna. Maka kerajinan batu siap di packing dan di kirim ke pemesannya. Harga  kerajinan ini relatif murah, hanya Rp 5 ribu rupiah untuk ukuran paling kecil. namun semakin besar bentuk ukurannya kerajinan maka harganya akan semakin mahal. (din)