Kesaksian Guru Bahasa SMPN-1 Sampang Atas Ambruknya Atap Sekolah

Kepala Sekolah SMPN 1 sampang, Moh. Roib mengalami luka di kepala

Kepala Sekolah SMPN 1 sampang, Moh. Roib mengalami luka di kepala

Sampang, Maduracorner.com–  Musibah ambruknya atap sekolah SMP 1 Negeri Sampang tidak akan pernah dilupakan oleh guru bahas indonesia Nur Rahman, karena pada saat peristiwa itu, dirinya tengah selesai mengajar di ruang kelas 7 H. belum sempat dirinya dan para siswa keluar karena bel istirahat berbunyi tiba-tiba atap kelas ambruk.

“Tiba-tiba ada suara bergemuruh di sertai dengan atap bangunan yang roboh, sama saya anak-anak itu di suruh menepi ke pinggir tembok, ada yang sempat menepi tapi banyak juga yang kena reruntuhan genteng dan kayu. Semuanya panik dan berteriak-teriak setelah reda, saya menyuruh anak-anak keluar dari kelas semua,” kata Nur Rahman yang ditemui MC di sesaat setelah kejadian. Sabtu (29/11/2014).

Setelah mengevakuasi siswa di kelas 7 G, dirinya lari menuju ruang kelas 7 H yang bersebelahan dengan kelas 7 G. di ruang kelas tersebut  dia sempat  mengevakuasi salah seorang siswa yang tidak bisa lari keluar kelas karena kakinya tertimpa kayu.

“Ini baju saya banyak darahnya karena tadi membopong siswa yang terluka tidak bisa lari terjebak di dalam kelas. Semua panik dan gelap, bangku-bangku  dan tempak duduk berantakan tertimpa atap” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kejadian ambruknya atap ruang kelas 7 H dan 7 G serta 2 ruang guru terjadi sekitar pukul 09.45, akibatnya 15 siswa dan 2 guru SMP 1 Negeri Sampang mengalami luka-luka dan mendapatkan perawan di UGD sampang.

Dari informasi sementara, ambruknya 4 lokal bangunan SMP 1 Negeri Sampang di sebabkan oleh kondisi bangunan yang sudah tua dan lapuk termakan usia.

Penulis : S Umar Al Farouq
Editor   : Sohib