Kesal Hutang Modal Proyek Tak Kunjung Dibayar, Pria Ini Culik Anak Rekannya.

Maduracorner.com, Bangkalan – Abdulloh (36), harus berurusan dengan pihak kepolisian setempat, diketahui pria Warga desa Tramok, Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan, tersebut menculik dan menyekap anak mitra kerjanya selama kurang lebih 8 hari.

Motif tersangka melakukan penculikan dan penyekapan karena kesal orang tua korban tak kunjung membayar uang modal proyek senilai kurang lebih 200 juta rupiah yang dipinjam dari tersangka.

“Jadi tersangka melakukan penculikan karena ada kewajiban membayar uang proyek dari orang tua korban yang tak kunjung dibayar” ucap Kapolres Bangkalan, AKBP Rama Samtama Putra usai menggelar prees release, Sabtu (11/01/2020).

Selama di sekap selama kurang lebih delapan hari korban dipindahkan ke beberapa tempat, hal ini dilakukan untuk mengelabui orang tua korban tentang letak posisi penyekapan.

Korban baru bisa diselamatkan oleh pihak kepolisian, setelah tersangka diamankan pihak kepolisian di bandara juanda ketika pulang dari Kalimantan.

“Selama delapan hari korban ini dipindah-pindah penyekapannya, 2 hari di rumah korban, 2 hari di rumah rekan tersangka dan selanjutnya di bawa ke rumah mertua tersangka” jelasnya.

Rama menambahkan, saat ini pihak kepolisian tengah memburu rekan korban berinisial M yang ikut dalam aksi penculikam tersebut, sementara itu untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka terancam Undang-Undang perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

“Saat ini kita masih memburu rekan tersangka, untuk identitas dan posisi pelaku sudah kita kantongi” pungkasnya. (My)

Email Autoresponder indonesia