Ketua PWI Jatim : Usut Kasus Kekerasan Terhadap Wartawan

632 views

10384126_10152841994222905_7327361085205619318_n

Bangkalanm, Maduracorner.com – Ketua PWI Jatim Drs H Akhmad Munir mendesak aparat kepolisian di Polres Pamekasan untuk segera memproses kasus kekerasan yang menimpa dua wartawan saat melakukan peliputan kejadian  unjuk rasa.

“Kasus kekerasan yang menimpa wartawan ini harus segera diproses. Kasus kekerasan ini bukan delik aduan, sehingga harus diproses tanpa harus menunggu pengaduan korban,” tandas Drs H Akhmad Munir usai menjadi pembicara Workshop Kode Etik Jurnalistik yang digelar PWI Kediri di Hotel Insumo, Sabtu (8/11/2014).

Dua wartawan Pamekasan yang menjadi korban kekerasan saat melakukan peliputan berita menimpa reporter Kompas TV Achmad Baihaki dan reporter Indosiar Fathor Rozi. Kedua dihajar pengunjuk rasa saat melakukan peliputan.

Akhmad Munir juga mengingatkan agar wartawan saat meliput aksi unjuk rasa anarkis dapat menempatkan diri dengan memilih tempat yang aman.

“Tanpa mengabaikan kepentingan untuk mendapatkan gambar yang baik, wartawan  juga harus mempertimbangkan keselamatannya,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, sekitar 50 pemuda dari Satuan Aksi Mahasiswa Revolusi (Samar) Pamekasan bertindak brutal saat melakukan unjuk rasa ke pendopo. Massa menggulingkan pot dan menginjak meja sehingga kacanya pecah.

Sumber : SURYA Online

Editor    : JIddan

Email Autoresponder indonesia