Khofifah Ajak Warga Sampang Waspadai Kampanye Hitam

537 views
Khofifah Saat orasi politik-foto: Nur Sofia/MC.com

Khofifah Saat orasi politik-foto: Nur Sofia/MC.com

Tablig Akbar sambut Ramadhan | oleh : Nur Sofia

Maduracorner.com, Sampang – Ratusan warga Sampang padati area Monumen Trunojoyo Sampang mengikuti Tablig Akbar Resolusi Mental Ramadhan dan Deklarasi Laskar Aswaja se-Madura. Selain dihadiri oleh tokoh kyai madura seperti KH. Mutammam Abd Bari dan Nyai Hj. Nur Jihan Muafi, hadir pula Ketua Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa.

Dalam orasinya, Khofifah mengajak masyarakat Sampang untuk memilih pasangan Capres/cawapres nomer urut 2 Joko Widodo-Jusuf Kalla pada Pemilu Presiden 09 Juni mendatang. Sebab menurut Khofifah sudah saatnya bangsa Indonesia dipimpin oleh tokoh NU yakni Jusuf Kalla.

” Sudah saatnya tokoh NU menjadi tokoh nasional 2014, karena satu-satunya tokoh Nahdatul Ulama’  yang nyapres hanya bapak Jusuf Kalla” Teriak Khofifah dalam orasinya.(27/06).

Khofifah juga berpesan kepada ratusan warga yang hadir untuk bisa menangkal segala bentuk kampanye hitam yang memojokkan Jokowi, sebab semua kabar yang beredar tidak benar dan palsu belaka.

” Ada isu di Pacitan kalau pak Jokowi jadi Presiden harga solar akan naik, batuan beras untuk keluarga miskin akan di hentikan, itu isu bohong dan tidak benar. Padahal apabila nantinya Jokowi menjadi presiden raskin tidak hanya untuk rakyat miskin tapi juga akan disiapkan raskin untuk santri kaum dhuafa’. Ada selebaran yang mengatakan tunjangan sertifikasi guru akan dihentikan apabila Jokowi jadi presiden, jelas kabar itu tidak benar ” Kata Khofifah disambut tepuk tangan hadirin.

Sementara itu dari pantauan MC, acara berlangsung sangat meriah dan ratusan warga Sampang sangat antusias mendengarkan orasi Khofifah Indar Parawansa. Bahkan sejak pukul 19.00 warga sudah menunggu kedatangan Khofifah di sepanjang Jalan Kota Sampang. Khofifah dan rombongan sendiri tiba di Sampang sekitar pukul 20.30 dan langsung menuju area Monumen Sampang dari lapangan Wijaya Sampang dengan naik becak yang dikawal oleh puluhan sepeda motor diiringi dengan musik tradisional Daul. (fia)