Kisah Sedih, Korban Bencana Gempa Terpaksa Lebaran di Gubuk Reot

Iim bersama keluarganya di gubuk bambu setelah rumahnya roboh rata dengan tanah

Maduracorner.com, Sumenep -Disaat ummat muslim gembira menyambut lebaran Hari Raya Idul fitri 1439 H. Justru Para korban gempa ini harus menahan nasib pahit, terpaksa berlebaran di bawah gubuk pengungsian yang kondisinya sudah reot, sebab rumah tinggalnya roboh rata tanah tidak bisa ditempati.
” Mau tinggal dimana lagi, karena rumah kami sudah roboh tidak bisa ditempati. Ya kami terpaksa lebaran di bawah gubuk bambu reot ini,” Keluh Iim salah seorang korban gempa bumi, warga Desa Bulleen Kecamatan Batuputih.

Kata Iim, saat ini hanya bisa pasrah menunggu uluran tangan termasuk bantuan dari pemerintah daerah setempat maupun pihak terkait lainnya, untuk bisa membangun kembali rumahnya yang rusak akibat bencana gempa ini.

” kami saat ini tidak berdaya hanya bisa pasrah, mengharap ada uluran tangan membantu kami, baik dari pemerintah untuk bisa membangun kembali rumah yang rusak ini,” harapnya
Seperti diketahui, gempa bumi terjadi di sejumlah daerah di Kabupaten Sumenep, 13 Juni 2018, sekira pukul 20.06.40 WIB. Hasil analisis BMKG menunjukkan, gempa bumi tersebut berkekuatan M=4.8, dengan episenter pada koordinat 6,88 LS dan 113,94 BT, tepatnya di darat pada jarak sekitar 6 km arah Timur Laut Sumenep dengan kedalaman 12 kilometer.

Akibat kejadian ini, sebanyak 6 orang menderita luka-luka, dan satu diantarranya mengalami patah tulang mendapat perawatan pihak puskesmas setempat. Sementara rumah yang rusak baik ringan dan berat mencapai 60 rumah.(Sai)