Komunitas Sepeda Klasik “Paksakera” Pastikan Ikut Tour Gresik

 Komunitas sepeda tua Paksakera didepan pendopo agung Bangkalan. foto: aryan/mc.com

Komunitas sepeda tua Paksakera didepan pendopo agung Bangkalan. foto: aryan/mc.com

Dalam Rangka Pecahkan Rekor Muri | Oleh:Aryan

Maduracorner.com, Bangkalan – Komunitas sepeda kuno atau paguyuban kendaraan sepeda kuno madura  (Paksakera) Bangkalan akan ikut berpartisipasi dalam pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sepeda kuno terpanjang di Indonesia yang bakal digelar dikota ‘Pudak’ Gresik, nanti pada tanggal 14-15 Desember 2013. Menurut rencana, pemecahan rekor MURI itu akan diikuti ribuan paguyuban sepeda klasik dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur termasuk komunitas sepeda tua Paksakera Bangkalan.

“Kami akan ikut berpartisipasi pada pemecahan rekor MURI sepeda tua terbanyak dan terpanjang diseluruh Indonesia,” ujar Ketua komunitas sepeda tua “Paksakera” Kabupaten Bangkalan, Akhmad Suherman bersama pembina dan penasehatnya, Jimhur Saros, Minggu (24/11) pagi tadi.

Ditambahkan oleh Jimur, meski belum genap setahun, komunitas sepeda tua Paksakera Bangkalan ini sudah beranggotakan sedikitnya 30 orang lebih. Yang rutin menggelar ‘gathering’ didepan pendopo agung Bangkalan, setiap akhir pekan. Mereka juga biasa melakukan konvoi bersepeda keliling kota Bangkalan, dengan jarak tempuh 25-30 km.

“Bagi kami, mengendarai sepeda onthel klasik ini juga bagian dari terapi. Terutama bagi orang-orang yang sudah berumur 50 tahun keatas. Menurut ilmu kedokteran, tidak diperbolehkan mengendarai sepeda ontel yang nyetirnya membungkuk. Karena bisa merusak struktur tulang manusia, terlebih bagi mereka yang usianya sudah senja,” ujar Jimhur.

Uniknya lagi, meski sepeda klasik ini buatan tahun 1950-1960, tapi harganya masih terbilang mahal. Mulai dari harga Rp 2 juta sampai Rp. 6 juta/unit. Pokoknya semakin tua usia sepeda ontel, semakin mahal harganya,” pungkas Jimhur.(yan/krs)

Email Autoresponder indonesia