KPU dan Bawaslu Bangkalan Uji Ketahanan Kota Suara Karton

289 views

Komisioner KPU Bangkalan, Faisal Rahman menguji ketahanan kotak suara bernahan karton dengan cara diduduki. (FOTO: Riyan Mahesa)

BANGKALAN, MADURACORNER.COM– Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, menguji ketahanan kotak suara Pemilu 2019. Tes ketahanan kotak suara berbahan karton kedap air itu, dilakukan dengan cara diduduki, bahkan juga diinjak.

“Setelah kami tes bersama Bawaslu dan disaksikan polisi, hasilnya kotak suara yang selama ini diragukan oleh sebagian masyarakat memang laik dan kuat,” terang Ketua KPU Bangkalan, Fauzan Jakfar, Selasa (8/1/2019).

Dia memastikan, kotak suara tersebut tetap aman digunakan untuk Pilpres dan Pileg 2019 meskipun dalam kondisi musim penghujan. Apalagi ketika proses pendistribusian, bagian luar kotak suara maupun kebutuhan logistik lainnya, seperti surat suara akan dibungkus plastik.

“Kalau hanya kenak percikan air sewajarnya tetap tahan. Kecuali sengaja disiram, dan direndam,” paparnya.

Fauzan menuturkan, kualitas karton kedap air jauh berbeda dengan bahan kardus. Jadi, sangat tidak tepat jika selama ini banyak yang menggunakan istilah kotak suara kardus. Terlebih, ketahanan karton kedap air itu benar-benar sudah teruji.

“Total kebutuhan kotak suara Pemilu 2019, sekitar 19.115 unit untuk 3.823 TPS,” terangnya.

Ketua Bawaslu Bangkalan Mustain Saleh menambahkan, simulasi uji ketahanan bertujuan untuk memberikan pemahaman yang sebenarnya kepada masyarakat terkait kualitas kotak suara yang diragukan tersebut.

“Anggapan bahwa kotak suara tidak berkualitas agak sedikit terjawab. Saya sendiri yang memiliki berat badan 95 kilogram, sudah mencoba dan tidak ada insiden apapun,” ucapnya.

Mustain berharap, dengan kualitas yang ada proses perawatan dan perakitan kotak suara berbahan karton kedap air itu benar-benar dilakukan sesuai standard operating procedure (SOP). Termasuk ketika pendistribusian, moda trasportasinya juga harus diperhatikan.

“Tentunya mulai proses perakitan hingga pendistribusian akan diawasi, agar kekhawatiran terhadap kualitas kota suara bisa terjawab,” paparnya, saat ditemui di kantor KPU Bangkalan. (*)

Penulis: Riyan Mahesa

Editor: Ahmad