KPU Surabaya Sosialisasi Pilwali dengan Prokes yang Ketat

159 views

Maduracorner.com, Surabaya – KPU Kota Surabaya, Jatim terus melakukan sosialisasi terhadap masyarakat terkait Pilkada serentak yang akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020. Kali ini KPU Surabaya menggelar sosialisasi terhadap pemilih pemula di Wonocolo, Minggu (18/10/2020) malam.

Dalam sosialisasi tersebut KPU Surabaya menerapkan protokol kesehatan (prokes) penanganan Covid-19 yang ketat. Sebab saat ini masih masa pandemi Covid-19. Dimana peserta sosialisasi maksimal 50 orang. Kemudian kursi duduk diatur jaraknya sekitar 1 meter antara yang satu dengan lain.

Disamping itu, peserta juga harus memakai masker dan mencuci tangan pakai sabun sebelum masuk ke lokasi acara. Dalam sosialisasi tersebut KPU Surabaya mengajak para pemilih pemula untuk menyampaikan hak politiknya dalam pilwali Surabaya, jangan golput.

Sebab, satu suara bisa menentukan pemimpin yang baru di kota Surabaya. Para pemilih pemula tampak bersemangat dalam mengikuti sosialisasi itu. Sosialisasi pemilih pemula di masa pandemi Covid-19 ini kerjasama antara PC IPNU-IPPNU Kota Surabaya dengan KPU Kota Surabaya.

“Karena sekarang masih pandemi Covid-19, maka kami mematuhi prokes pencegahan Covid-19 dalam melaksanakan sosialisasi ini agar semua aman dan sehat,” terang Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Surabaya, Subairi.

Subairi menjelaskan, materi yang disampaikan dalam sosialisasi kali ini yakni ajakan terhadap pemilih pemula supaya menyampaikan hak suaranya saat pelaksanaan pilwali Surabaya nanti. Sehingga mereka bisa menentukan pemimpin yang baru.

“Jangan golput, ayo memilih pemimpin sesuai dengan pilihan hati,” ungkap mantan jurnalis ini.

Subairi menambahkan, pihaknya juga berpesan kepada para pemilih pemula supaya tetap mematuhi prokes untuk mencegah penyebaran Covid-19. Misal rajin mencuci tangan pakai sabun, memakai masker, dan jaga jarak.

Sementara itu, salah satu peserta sosialiasi, Nala, mengaku senang dengan adanya sosialiasi yang diselengarakan KPU Surabaya tersebut. Sebab dirinya bisa tahu akan pentingnya berpartisipasi dalam pilwali Surabaya.

“Saya tidak akan golput, saya akan memilih pemimpin yang baik dan amanah,” ucap Nala.

Pilwali Surabaya 2020 sendiri diikuti dua pasangan calon (paslon). Nomor urut 1 adalah Eri – Armuji diusung PDIP dan PSI. Nomor urut 2 yakni Machfud Arifin – Mujiaman diusung 8 parpol koalisi yakni PKB, PPP, PAN, Golkar, Gerindra, PKS, Demokrat dan Nasdem. (Syaiful Islam)

Email Autoresponder indonesia