Kuatir Terjadi Banjir Susulan Petani Garam Simpan Hasil Panen Di Dalam Lumpur

Akibat Banjir petani garam menderita Rugi jutaan Rupiah   | oleh : Arie

 

petani garam saat megamankan hasil panennya-foto : Arie/MC.com

petani garam saat megamankan hasil panennya-foto : Arie/MC.com

 

Maduracorner.com, Sampang- Banyaknya garam yang hilang akibat diterjang banjir di Kelurahan Polagan kabupaten Sampang membuat petani waspada, Untuk mengantisipasi adanya banjir susulan para petani menyimpan garam di dalam lumpur. Sebab pada saat tejadi banjir, ratusan ton garam hilang terbawa air, selain ratusan ton garam, para petani garam yang juga memelihara bandeng dan udang pada musim hujan juga hanyut di terjang banjir.

Abdul Wahab, salah seorang petani garam dan bandeng di kelurahan Polagan mengatakan,  uang produksi garam dan bandengnya habis setelah hasil panen garam dan ikan banding yang siap panen terbawa banjir, bahkan ia mengaku telah menghabiskan biaya sebesar Rp 3 juta pada saat memproduksi garam. “Kalau garam sebagian habis sedangkan bandeng dan udang hanyut dibawa banjir pak, padahal biayanya lebih dari Rp 3 juta rupiah,” kata Abul Wahab

Karena tidak ingin kembali rugi, beberapa petani garam melakukan tindakan antisipasi datangnya banjir susulan di kota Sampang. seperti yang dilakukan Hasan, yang juga salah satu petani garam di kelurahan Polagan, ia melapisi hasil produksi garamnya dengan plastik yang kemudian ditutup dengan lumpur. “Ya untuk antisipasi adanya banjir susulan saya menyimpan garam yang dilapisi plastik, lalu di luarnya saya pasang jerami yang dilapisi lumpur pak,” kata hasan (rie/shb)

 

Email Autoresponder indonesia