Lebaran Berlalu, Harga Sembako Belum Juga Stabil

1067 views
image

penjual daging

Bangkalan, maduracorner.com – Lebaran atau hari raya Idul Fitri 1436 H berlalu sudah. Namun harga-harga sembako di pasar tradisional belum juga stabil. Salah satunya terlihat di Pasar Ki Lemah Duwur (KLD) Bangkalan. Ketidak stabilan harga di pasar yang terletak di jalan Halim Perdanakusuma ini pun dikeluhkan konsumen.

“Saya tidak tahu kenapa pak. Harga – harga sembako usai lebaran belum juga turun,”keluh seorang pembeli bernama Sumarni kepada maduracorner.com, Jum’at (24/7/2015) siang. 

Sementara itu, salah satu pedagang sembako, Sulastri mengakui bahwa hingga saat ini harga-harga sembako memang belum turun. Menurutnya, hal ini mungkin disebabkan oleh kemarau panjang dan stok yang terbatas.

Ia mencontohnya cabe merah kriting. Jika sebelum puasa harganya Rp 24 ribu/kg, lalu naik jelang lebaran menjadi Rp 38 ribu/kg. Begitu juga dengan bawang merah dari Rp 22 ribu naik menjadi Rp 37 ribu/kg.

“Termasuk juga harga bawang putih dari Rp 20 ribu menjadi Rp 35 ribu/kg. Kalau harga sudah naik, nanti turunnya setengah mati. Bukan cuma pembeli, pedagang juga repot dengan ketidakstabilan ini,”cetus Sulastri.

Hal senada juga disampaikan penjual daging sapi, Hj.Minah. Ia mengaku tidak bisa berbuat banyak dengan harga sembako termasuk daging yang tidak stabil ini. Karena kenaikan harga terpaksa dilakukan jika harga kulakannya juga naik.

“Harga daging sapi sebelum puasa berada dikisaran Rp 90 ribu – Rp 100 ribu/kg. Kemudian naik menjadi Rp 110 ribu hingga mencapai Rp 125 ribu/kg. Dan hingga sekarang pun belum juga turun-turun,”kata Hj Minah. (yan/mad).

Penulis : Aryan
Editor  : Mamad El Sahraawy

Email Autoresponder indonesia