Lebaran Idul Adha, Muhammadiyah dan Pemerintah Beda

612 views
Kepala Bagian Penyelenggara Syariah Kemenag Bangkalan, Arif Rochman

Kepala Bagian Penyelenggara Syariah Kemenag Bangkalan, Arif Rochman

Bangkalan,Maduracorner.com -Perbedaan dalam berhari raya antara ormas Islam Muhammdiyah dengan Pemerintah dan NU, bukan hanya terjadi pada hari raya Idul Fitri saja, akan tetaapi pada hari raya Idul Adha tahun 2014 ini juga terjadi perbedaan, Muhhamdiyah bakal merayakan hari Idul Adha pada hari Sabtu (4/10/2014), sedangkan pemerintah dan NU akan merayakan idul Adha pada hari Minggu, (5/10/2014). “Silahkan, jika Muhammadiyah mau merayakan Idul Adha besok, tetapi Kemenag Bangkalan tetap mengikuti pemerintah hari Minggu tanggal 5 Oktober 2014,” ujar Kepala Bagian Penyelenggara Syariah Kemenag Bangkalan, Arif Rochman, Jum’at, (3/10/2014).

Dikatakan Arif, masalah perbedaan ini menyangkut soal keyakinan, karena Muhammadiyah memakai hitungan hisab. Sementara itu, pemerintah melalui Kemenag RI menggunakan rukyat. Bila komunitas Muhammdiyah meyakini besok Sabtu hari raya Idul Adha, monggo saja tetapi pemerintah tetap merayakan hari Minggu. “Intinya bagi yang mau hari raya Idul Adha besok, silahkan, bagi yang iingin hari raya hari Minggu, monggo, kita hargai dengan bijak perbedaan itu,” tuturnya.

Pada prinsipnya, dalam menentukan Idul Adha tersebut, lanjut Arif, antara hisab dan rukyat itu saling melengkapi “Aturan rukyat juga didasarii hisab, maka dari antara hisab dan rukyat itu akan saling melengkapi,”pungkas Arif.

Penulis : Aryan
Editor : Sohib

Email Autoresponder indonesia