Lelang Proyek Belum Rampung, Pemkab Dinilai Abaikan Inpres

image
Anggota Fraksi Partai Golongan Karya, Ach. Tatang

Pamekasan, Maduracorner.com – Banyaknya proyek di Kabupaten Pamekasan yang belum dilakukan proses pelelangan hingga bulan
April mendapat sorotan dari anggota DPRD Pamekasan.
Anggota Fraksi Partai Golongan Karya, Ach. Tatang mengatakan, dengan belum selesainya proses lelang tersebut, pemerintah dinilai telah mengabaikan intruksi presiden No. 1 Tahun 2015.
“Dengan pelaksanaan melewati Maret, itu artinya tidak mengindahkan apa yang diinstruksikan presiden,” katanya Tatang, Selasa (14/04/15).

Dikatakan Tatang, dalam Inpres sudah sangat jelas diatur pelaksanaan pengadaan barang dan jasa khususnya pada pengadaan jasa konstruksi pada tanggal 30 Maret harus sudah selesai.
“Kalau alasannya karena fluktuasi harga BBM, sampai akhir tahun tidak akan pernah selesai,” imbuhnya.

Salah satu contoh, proyek yang belum selesai dilelang adalah terminal barang di Jalan raya Tlanakan. Sampai saat ini perencanaannya belum ada, namun sudah ditetapkan dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah.

“Saya khawatir ditundanya pelelangan, ini hanya alasan dari Pemkab untuk menunda pelaksanaan proyek,” tambahnya.

Sebelumnya Bupati Pamekasan, Ahmad Syafii mengakatan alasan belum selesainya proses pelelangan proyek fisik di Kabupaten Pamekasan karena perubahan barang akibat fluktuasiharga bahan bakar minyak (BBM).

“Sudah mau dimulai, tapi karena ada kenaikan bensin, sehingga perlu waktu sekitar 1 bulan lagi untuk melakukan hitungan ulang,” kata Bupati.

Penulis : Fatahillah Kamali
Editor : Gebril

Pos terkait