Lima Desa Di Kecamatan Tanah Merah Masuk Kategori Rawan Konflik Pilkades

Bangkalan, Maduracorner.com, Aparat Keamanan melakukan pemetaan wilayah yang disinyalir masuk kategori rawan konflik pada pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak 2021 pada Mei mendatang. Salah satunya di Kecamatan Tanah Merah.

“Kami terus melakukan pemetaan wilayah yang rawan konflik pada pelaksanaan Pilkades,” kata Kapolsek Tanah Merah AKP Djanu Fitrianto. Senin (22/2/2021).

Berdasarkan data, sebanyak 14 Desa di Kecamatan Tanah Merah akan menggelar Pilkades. AKP Djanu menyebutkan, sejauh ini ada sekitar lima desa yang masuk dalam kategori rawan konflik dan rawan perselisihan.

“Sementara ini ada Lima desa yang masuk kategori rawan. Diantaranya, Desa Tanah Merah Laok, Mrecah, Basanah, Buddan dan Dlambah Laok,” jelasnya.

Untuk itu, pihaknya siap mengantisipasi timbulnya berbagai gangguan keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan pemilihan kepala desa nanti.

“Kami juga berharap pelaksanaan pesta demokrasi pemilihan kepala desa khususnya Kecamatan Tanah Merah dapat terwujud serta berjalan kondusif, adil dan jujur,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) Tanah Merah Laok, Lukman Hakim mengatakan, hingga saat ini di Desa kami masih satu orang yang mendaftar.

“Semenjak dibuka, baru satu orang yang mendaftar. Mungkin nanti ada lagi yang mau daftar. Kita tunggu saja sampai batas waktu pendaftaran,” terangnya.

Ia menambahkan, terkait isu yang beredar luas. Khususnya di Desa Tanah Merah Laok, dikabarkan bakal calon mencapai delapan orang. Namun dia mengungkapkan, pihaknya hanya melakukan tugas sesuai aturan dan petunjuk teknis yang ada.

“Kami tidak bisa memastikan terkait isu yang beredar diluar sana, karena politik desa itu dinamis,”imbuh dia.

Lukman berharap, tidak ada hal negatif yang terjadi dalam pelaksanaan Pilkades tersebut, meskipun Pilkades Tanah Merah Laok merupakan daerah rawan.

“Mudah-mudahan Pilkades di desa ini berjalan lancar, aman, jujur dan adil,” ucapnya. (Ris).

Email Autoresponder indonesia