Lima Nelayan di Sumenep Hilang Kontak

558 views

Muspika Dungkek dan keluara nelayan yang hilang kontak menunggu informasi di dermaga. (FOTO: Sai)

SUMENEP, MADURACORNER.COM-Lima nelayan asal Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dikabarkan hilang kontak di perairan Pulau Kangean saat perjalanan pulang usai menangkap ikan di Pulau Sapeken.

Identitas kelima nelayan yang masih satu famili itu yakni, Sa’a (27), Mat ra’i (60), Muhlis (27), Sahwari (50), dan Ni’atun (50). Mereka merupakan warga Dusun Toraja, Desa Romben Barat, Kecamatan Dungkek.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Maduracorner.com, para nelayan itu berangkat menangkap ikan pada Jumat, 14 Desember 2018. Kemudian, saat perjalanan pulang terhalang ombak, dan terpaksa bersandar di Pulau Kangean pada Kamis, 24 Januari 2019.

Selama bersandar, mereka saling memberi kabar dengan keluarga masing-masing, termasuk tentang kondisi cuaca buruk yang dihadapi. Mereka baru bisa melanjutkan perjalanan pulang menuju Pelabuhan Dungkek pada Selasa, 29 Januari 2019.

“Saat mau berangkat pulang masih memberi kabar, tapi sekitar pukul 10.00 WIB sudah tidak bisa dihubungi lagi,” ucap So’oda istri Muhlis, Jumat (1/2/2019).

Dia mengaku sangat mengkhawatirkan kondisi suami dan empat faliminya tersebut. Apalagi, sejak empat hari yang lalu sudah tidak bisa menjalin komunikasi, dan keberadaan mereka juga tidak diketahui.

“Saya sudah tanya ke nelayan yang lain tidak ada yang tahu. Saya berharap petugas membantu melakukan pemcarian,” harapnya.

Sementara itu, Camat Dungkek, Heru Santoso membenarkan informasi terkait lima nelayan di daerahnya yang sampai saat ini belum diketahui keberadaannya.

”Kami langsung berkordinasi ke sejumlah pihak termasuk ke pihak Satpol Airut untuk mencari kelima nelayan yang hilang,” ujarnya.

Pantauan di lapangan, keluarga korban, dan musyawarah pimpinan kecamatan (Muspika) Dungkek tengah berkumpul menunggu informasi keberadaan lima nelayan yang hilang di dermaga Desa Romben Barat. (*)

Penulis: Sai

Editor: Riyan Mahesa

Email Autoresponder indonesia