Lokasi Sekolah Jauh, Naskah Ujian Diambil Jam 05.00 Pagi di Polsek Terdekat

image

UN siswa SD

Bangkalan,maduracorner.com – Sejumlah sekolah dasar yang lokasinya jauh di daerah pelosok, terpaksa mengambil naskah ujian mereka saat pagi-pagi buta. Hal ini dilakukan agar waktu pengerjaan ujian bisa tepat waktu.

Kondisi tersebut salah satunya terjadi di Kecamatan Tanah Merah. Seperti yang dialami SDN Landak 2, SDN Pettong 2 dan  SDN Batangan 2.Pihak sekolah mengambil naskah ujian nasional 2015 mereka sekitar pukul 05.00 pagi. Selanjutnya langsung dikawal aparat dari Mapolsek Tanah Merah hingga ketempat tujuan.

“Setidaknya ada 3 SDN yang lokasinya terjauh. Resikonya mereka memang harus mengambil naskah ujian pagi-pagi benar yang dititipkan di Mapolsek Tanah Merah,”terang Kepala UPT Dinas Pendidikan (Disdik) Kecamatan Tanah Merah, Miskawi kepada maduracorner.com, senin, (18/5/2015) siang.

Dari data yang ada, sebanyak 60 sekolah atau lembaga pendidikan yang ikut menggelar ujian nasional serentak ini. Sementara jumlah siswa peserta ujian sebanyak 1.325 siswa. “Puluhan sekolah tersebut sudah termasuk lembaga pendidikan swasta”,tambah Miskawi.

Hal yang sama juga terjadi di Kecamatan Modung. Di wilayah yang berbatasan dengan Kabupaten Sampang pantai selatan Madura ini, ada 2 sekolah terjauh yang harus mengambil ujian nasionalnya saat pagi buta.

“Yakni SDN Alas Kokon dan SDN Pakong. Meski begitu, proses pengambilannya tetap dikawal aparat polsek hingga sampai sekolah tujuan,”ujar Kepala UPT Disdik Modung, Ach.Subaidi.

Sementara untuk Kecamatan Modung, terdapat 42 lembaga pendidikan sebagai penyelenggara ujian. “Peserta sebanyak 727 siswa SD dan 159 siswa MI”,katanya. (yan/mad)

Penulis: Aryan
Editor: Mamad El Sahraawy

Email Autoresponder indonesia