Mabes Laskar Tjakraningrat Bersama UTD PMI Gelar Donor Darah

1011 views

Maduracorner.com, Bangkalan – Mabes Laskar Tjakraningrat bersama Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten Bangkalan menggelar Donor Darah di Kebhunan LT Jl. KHM. Kholil 124 Senenan Kota Bangkalan.

Kepala UTD PMI Bangkalan Dr. Fadhurrosi menyampaikan UTD PMI mempunyai tugas mencari darah, menyimpan dan mendistribusikan darah sampai kepada pasien. Darah yang diberikan dari orang yang sehat, dalam keadaan yang sehat dan diberikan dalam keadaan sehat.

“Kami bersyukur karena Laskar Tjakraningrat ini menjemput bola. Artinya dia peduli berpikir kebutuhan darah karena di Bangkalan ini paling strategis di blok M, Jadi nanti ujung-ujunnya itu pasti meminta ke Bangkalan,” ujarnya.

Menurutnya, kebutuhan darah perbulan di Kabupaten Bangkalan sekitar 1000 sampai dengan 1200. Dari jumlah itu UTD Bangkalan mengeskport ke daerah lain.

“Jadi perbulan dibutuhkan sekitar itu tetapi dari kebutuhan itu kami bersyukur karena masih memenuhi sehingga kami juga bisa eksport ke Kabupaten lain, seperti ke Kabupaten Sumenep biasanya 100 s/d 200 kebutuhan kantong darah dan juga Kabupaten lain,” ungkapnya.

Tak hanya itu, menurutnya dari luar Madura seperti dari Surabaya setiap bulan Ramadan meminta kirim darah ke Bangkalan. “Makanya sebelum bulan ramadan kami all out berusaha mengumpulkan darah 1000 sampai dengan 2000 kantong darah,” terangnya.

“Kami sudah mengantisipasi sebelum ramadan sudah melakukan kerja keras sehingga kami berharap pada bulan ramadan kebutuhan darah bisa terpenuhi,” tandasnya.

Ia juga menambahkan UTD PMI Kabupaten Bangkalan lumayan memiliki peringkat bagus dengan menyandang peredikat Madya. Karena kelas spesifikasi UDT PMI paling rendah yaitu pratama, kemudian meningkat lagi Madya dan meningkat lagi menjadi utama.

Syarat untuk menjadi utama menurutnya harus memiliki gedung UTD. Sementara di UTD PMI di Bangkalan berada pada peringkat Madya.

“Dan kami sudah merencanakan untuk membangun gedung UTD agar bisa meningkat menjadi utama,” ujarnya.

Selain persyaratan harus memiliki gedung, ia mengatakan harus melihat kualitas dan kuantitas UTD PMI kabuapten setempat.

“Serta peran masyarakat juga menjadi salah satu syarat untuk naik ke peringkat utama,” pungkasnya. (tkn).

Email Autoresponder indonesia