Madura United Laporkan Akun FB Penyebar Hoax Pembakaran Bus Barito

BANGKALAN, MADURACORNER.COM – Menejemen Madura United melaporkan akun penyebar informasi menyesatkan atau hoax atas nama Badri Joss M. Akun tersebut memposting gambar suporter Madura United yang sedang membakar cerawat di luar stadion, setelah pertandingan antara Madura United melawan Barito Putera, Ahad (5/11/2017) malam, dengan skor akhir 3-1.

Dalam postingannya, pemilik akun memberi catatan atas foto suporter yang membakar cerawat dengan kalimat “Madura harus menerima sanksi dari PSSI karena mobil rombongan yang dari Barito dibakar oleh suporter K Conk dan suporter lain”.

Pemilik akun juga menandai dua temannya yang memiliki nama akun Piping dan Aal Ibnu Khoiri. Di kolom komentar, banyak yang tidak percaya atau membantah atas status yang ditulis Badri Joss M. Bahkan ada yang menuduh akun tersebut penyebar hoax dan menjadi provokator.

Salah satunya pemilik akun Torry Anggara yang berkomentar hoax dan provokator. Hendra Widodo Cahyono Putra selaku fotografer Madura United, ikut membantah psotingan tersebut.

“Hahahaha hoax mas, jangan jadi provokator,” tulis Hendra Widodo Cahyono Putra di kolom komentar.

Meskipun dibantah, pemilik akun masih ngotot agar informasi tersebut dipercaya. Bahkan meminta kepada yang berkomentar untuk menonton video youtube, meskipun ia sendiri tidak melampirkan link video yang dimaksud.

Karena dianggap meresahkan dan mengancam keutuhan serta keharmonisan antar suporter, Madura United kemudian mengambil langkah tegas dengan melaporkan ke unit reserse kriminal Polres Bangkalan.

“Kami sudah melaporkan akun tersebut karena sudah melakukan provokasi dan tuduhan yang bisa berakibat pada benturan antar suporter,” kata Media Officer Madura United, Tabri Syaifullah Munir, Senin (6/11/2017).

Tabri menambahkan, panitia juga memastikan bahwa rombongan bus tim Barito Putra tiba dengan selamat tanpa gangguan ke hotel Garden Palace di Surabaya.

“Tidak ada bakar-bakar mobil seperti yang ditulis dalam akun tersebut,” ungkap Tabri. (*)

Penulis: Heriyanto Ahmad
Editor: Achmad
Sumber: TIMES Madura