Mahasiswa STKIP Kembali Sikapi Rencana Pemilihan Ketua STKIP PGRI

Mahasiswa STKIP saat berdemo-foto: Aryan/MC.com

Mahasiswa STKIP saat berdemo-foto: Aryan/MC.com

Dua hari mahasiswa Berunjuk rasa| Oleh : Aryan

Maduracorner.com,Bangkalan – Untuk kali kedua, belasan mahasiswa yang mengatsnamakan mahasiswa bersatu (mabes) peduli perubahan menggelar aksi unjuk rasa dihalaman kampus STKIP PGRI Bangkalan. Mereka menuntut agar dilibatkan pada pemilihan Ketua STKIP PGRI Bangkalan. Puluhan mahasiswa itu berorasi sambil mengacung – ngacungkan sejumlah poster.

“Kami tidak ingin membeli kucing dalam karung karena tidak tahu siapa saja calon yang bakal mengajukan diri sebagai ketua STKIP PGRI Bangkalan. Makannya Pemilihan ketua harus di publikasikan agar mahasiswa tahu,” kata korlap aksi Mabes, Muchlis Aliwafha, Rabu, (4/6).

Menanggapi aksi kali kedua Mabes itu, Ketua Pelaksana Pemilihan Ketua STKIP Bangkalan, Mustain menampung usulan dari mahasiswa tersebut dan dia menjanjikan proses pemilihan Ketua STKIP PGRI Bangkalan akan dilaksanakan secara demoktaris, jurdil, bebas dan terbuka.

“Aspirasi dan tuntutan dari mahasiswa kami tampung dan akan dibahas pada rapat senat secara maraton sore hari nanti. Semoga usulan mahasiswa bisa di akomodir. Soal perlu tidaknya siapa saja yang mencalonkan diri sebagai Ketua STKIP PGRI Bangkalan di publikasikan termasuk hasil pemilihan ketua baru di informasikan kepada mahasiswa, hal itu sangat tergantung dari hasil keputusan rapat senat,” ungkap Mustain.

Sementara itu, Ketua STKIP PGRI Bangkalan yang lama dan tidak mencalonkan diri lagi karena sudah dua periode menjabat sebagai Ketua STKIP PGRI Bangkalan, Hafid menjelaskan, pihaknya mengklarifikasi tuntutan mahasiswa. Menurut dia, mahasiswa belum memahami latar belakang perbedaan antara pemilihan Ketua STKIP PGRI dengan pemilihan rektor pada Perguruan Tinggi (PT) lain..

“Dalam pemilihan Ketua STKIP PGRI sudah ditetapkan dari pengurus PGRI pusat yakni prosesnya melalui statuta yang sudah diakui Dikti PT pusat dan tidak melibatkan mahasiswa,” papar Hafid.

Walaupun begitu, lanjut Hafid, aspirasi mahasiswa akan tetap di tampung dan dibawa dalam rapat senat maraton yang digelar sore nanti. Namun bukan berarti semua tuntutan mahasiswa bisa dipenuhi.

“Nanti sore akan kami bahas dalam rapat senat darurat dan secara maraton. Ini kan masih dalam proses penjaringan calon dan pemilihan Ketua STKIP PGRI Bangkalan baru akan dilaksanakan dua hari lagi. Jadi, aspirasi mahasiswa akan kami bahas lebih lanjut,” pungkasnya. (yan/shb).

Email Autoresponder indonesia