Mantapkan Pengawasan, Panwascam Dibekali Pemahaman Undang-Undang

BANGKALAN, MADURACORNER.COM- Panita pengawas kecamatan (Panwascam) di Kabupaten Bangkalan dituntut adil, jujur dan mandiri dalam menjalankan tugas saat pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2018. Terutama, mampu bekerja profesional sesuai peraturan badan pengawas pemilu (Perbawaslu).

Penekanan ini, disampaikan Ketua Komisi II DPR RI Zainuddin Amali dalam acara Sosialisasi Undang-Undang nomor 10 tahun 2016 tentang pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota di Hotel Ningrat Bangkalan, Jumat (13/4/2018).

“Tentunya, panwascam harus bekerja secara adil, jujur, mandiri dan profesional tanpa memandang pasangan calon yang berbeda-beda. Laksanakan semua tugas sesuai panduan Undang-Undang,” terang politikus Golkar itu.

Substansi Undang-Undang nomor 10 tahun 2016 dinilai sangat penting dijelaskan dalam sosialisasi bertajuk “Bersama rakyat awasi pemilu, bersama Bawaslu tegakkan keadilan pemilu” tersebut. Sebab, ada perubahan mendasar dari Undang-Undang sebelumnya.

“Bawaslu pusat, maupun Provinsi dan Panwaskab saat ini lebih kuat. Bahkan, keputusan yang diambil sifatnya mengikat dan harus segera ditindaklanjuti oleh penyelenggara lainnya,” imbuhnya.

Menurutnya, kegiatan yang melibatkan semua panwascam ini tidak hanya sebatas menyampaikan materi dalam sosialisasi. Namun juga, melihat dan mencatat dinamika di tengah-tengah masyarakat sebagai suatu masukan serta perbaikan ke depan.

“Setiap pertemuan pasti ada yang disampaikan untuk DPR dan pemerintah, ” tandasnya. (*)

Penulis: Riyan Mahesa

Editor: Achmad

Email Autoresponder indonesia