Masuki Era Industri 4.0, Para Santri Diharapkan Untuk Dapat Bersaing.

Maduracorner.com, Bangkalan – Menjawab tantangan era industri 4.0, para santri khususnya di pulau madura diharapkan untuk bisa memiliki keahlian dan kreatifitas agar bisa ikut bersaing dari segi ekonomi maupun industri yang saat ini sudah maju.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekjen PBNU, KH. Helmy Faisal Zaini saat menghadiri peresmian Sekolah Tinggi Islam Al Anwar, Desa Patereman, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan, Kamis (15/08/2019).

Menurutnya, saat ini pihak pondok pesantren harus bisa menggerakkan para santrinya untuk bisa memiliki keahlian dalam berwira usaha sehingga bisa menjawab tantangan kemajuan zaman.

“Tantangan kita saat ini untuk menggerakan para santri untuk memiliki keahlian-keahlian dalam berwira usaha sehingga bisa menjawab tantangan umat tentang bagaimana kita mengurangi kesenjangan antara si kaya dan si miskin” jelasnya.

Dirinya juga mengharapkan pulau madura bisa terus bangkit menjadi daerah yang maju dengan sumber daya manusia khususnya para santri yang berkualitas dan kreatif.

Sementara itu pendiri Sekolah Tinggi Islam Al Anwar, KH. Muchlis Muhsin mengatakan, didirikannya sekolah tinggi tersebut bertujuan untuk memberikan pendidikan kepada para santri agar tidak hanya paham tentang ilmu agama namun juga mengetahui tentang ilmu kewirausahaan demi masa depan mereka kelak setelah selesai menyelesaikan pendidikan di pondok pesantren.

“Di era revolusi industri 4.0 ini para santri harus bisa menguasi semuanya baik dari pendidikan keagamaan maupun pendidikan formal” pungkasnya. (My)