Masyarakat Kota Bangkalan Menyikapi Tenang Kenaikan Elpiji 12 KG

Bangkalan, Maduracorner.com – Meski per 1 Januari 2015 pemerintah telah menetapkan kenaikan harga elpiji (LPJ) non subsidi seberat 12 kg menjadi Rp. 140 ribu/tabung. Tapi sebagian besar masyarakat kota Bangkalan menyikapi dengan tenang dan tidak berpengaruhterhadap kenaikan elpiji 12 kg itu. “Warga kota Bangkalan tidak terlalu berpengaruh terhadap kenaikan harga elpiji non sunbsidi 12 kg menjadi Rp. 140 ribu/tabungnya,” ujar salah satu pekerja penyalur elpiji 3 kg, Suryadi, Minggu, (4/1/2015).

Dijelaskan dia, tidak berpangaruhnya kenaikan harga elpiji 12 kg tersebut. Karena sejak kenaikan elpiji 12 kg pada tahun 2014 silam, masyarakat yang sebelumnya memakai elpiji 12 kg banyak yang sudah beralih ke elpiji 3 kg yang disubsidi pemerintah. “Kecuali kalau harga elpiji 3 kg itu naik, baru menimbulkan keresahan dan gejolak sosial ditengah masyarakat kalangan tingkat bawah. “Kalau harga elpiji 3 kg yang disubsidi oleh pemerintah naik, baru menimbulkan keresahan dan gejolak sosial ditengah masyarakat kalangan bawah,” terangnya.

Untuk diketahui, lanjut Suryadi, harga eceran tertinggi (HET) elpiji berat 3 kg, saat ini dijual ditengah – tengah masyarakat kota Bangkalan dengan harga Rp.14.400-Rp.15 ribu/ tabung. “HET elpiji 3 kg yang disubsidi oleh pemerintah saat ini, antara Rp.14.400 – Rp.15 ribu/tabung,” pungkasnya.

Penulis : Aryan
Editor : Sohib

Email Autoresponder indonesia