Memasuki Musim Kemarau, Sumur Warga Kecamatan Blega Mulai Mengering

Sumur Warga Mengering |  Oleh : Aryan

 

Safiyah saat mengambil air disumur-foto : Aryan/Mc.com

Safiyah saat mengambil air disumur-foto : Aryan/Mc.com

Maduracorner.com,Bangkalan– memasuki awal musim kemarau sejumlah sumur yang menjadi tumpuan masyarakat Desa Penjalinan Kecamatan Blega mulai mengering. “Seiring datangnya musim kemarau, debit air sumur tua ini, perlahan mulai berkurang, apalagi sudah lebih 4 orang mengambil,  orang berikutnya harus menunggu  selama 1 jam lebih,” kata Safiyah kepada MC.com, Kamis, (26/9).

Menurut dia, sumur tua yang sudah berusia seperempat abad lebih itu beberapa tahun silam sempat direnovasi dan kedalamannya yang semula 10 meter digali lagi dan diperdalam menjadi 20 meter. “Kalau kemarau mencapai puncaknya nanti, debit air sumur itu akan semakin menyusut dan orang-orang harus antri dari pagi sampai malam hari kalau mau mengambil air sumur itu,” ungkap Safiyah.

Sementara itu Camat Blega, Zainul  Qomar saat diminta komentranya mengatakan, Desa Penjalinan merupakan salah satu dari 23 desa di Kecamatan Blega yang ikut terkena dampak kekeringan dan kekurangan air bersih. Kondisinya sudah dilaporkan pada rapat bersama antara BPBD Bangkalan, instansi terkait lainnya dan camat se – Kabupaten Bangkalan beberapa waktu lalu.

“Desa Penjalinan sudah mendapat bantuan droping air bersih dari bapak Bupati Bangkalan, RK Muhammad Makmun Ibnu Fuad. Termasuk desa- desa lainnya juga sudah didroping bantuan air bersih. Kita akan pantau terus dan hasilnya dilaporkan ke BPBD,” pungkas mantan Camat Socah ini. (yan/min)

Email Autoresponder indonesia