Menakjubkan! ABG 19 Tahun Residivis Kambuhan, 9 Kali Mencuri, 5 Kali Ditahan Polisi

Sang ABG 18 Tahun Saat Ditangkap Polisi-Foto: Mamad/MC.com

Sang ABG 18 Tahun Saat Ditangkap Polisi-Foto: Mamad/MC.com


Bangkalan ,
maduracorner.com  Catatan kriminal ABG asal bangkalan – madura ini sungguh luar biasa. Namanya Solichin, warga Arosbaya, Bangkalan. Umur nya baru 19 tahun. Tapi rekor tindak kriminalnya tak tanggung-tanggung. Yakni sudah beraksi sebanyak 9 kali!

 
Dari 9 aksinya, barang yang dicuri tersangka mulai handphone, sepeda motor dan mobil Suzuki Carry. Kasus terakhir, dia mencuri sebuah motor milik warga setempat. Ia pun tak bisa mengelak saat ditangkap polisi di areal jalan akses Suramadu, rabu (17/9/2014) siang.
 
Sebelum kasus terakhir tersebut, tersangka Solichin sudah pernah 4 ditangkap polisi. Yaitu 2 kali oleh Polsek Burneh dan Polsek Klampis. Sementara 2 kali sisanya oleh Polres Bangkalan. Sehingga total sudah 5 kali harus masuk sel tahanan polisi.
 
Entah karena bangga dengan catatan kriminalnya atau hendak jujur kepada polisi, tersangka dengan enteng menceritakan semua kasus kriminal yang pernah ia jalani. “Awalnya mencuri handphone, pak. Pura-pura hendak mau beli. Lalu saya bawa kabur. Kemudian (mencuri) sepeda motor. Juga pernah mobil carry”,ungkapnya dihadapan polisi yang memeriksa sang residivis muda ini.
 
“Dua kali ditahan polsek, di Burneh dan Klampis. Sisanya ya ditahan disini (polres)”,tambahnya lagi dengan wajah tenang. Sang ABG residivis ini pun mengaku, semua hasil aksi kejahatannya digunakan untuk bersenang-senang semata. Terutama pesta miras bersama teman-temannya.
 
Dari catatan pihak kepolisian, tersangka Solichin terlibat kasus hukum pertama kali saat ia baru kelas 1 di salah satu SMP di Bangkalan. Kasus ini  membuatnya terpaksa putus sekolah. “Sejak kelas 1 SMP. Lalu terus menyambung dengan kasus lain begitu tersangka keluar dari tahanan”,terang Kasat Reskrim Polres Bangkalan AKP Andik P, kepada maduracorner.com usai memeriksa tersangka.
 
“Kalau pengakuan sementara dari tersangka, dia beraksi seorang diri. Entah nanti kalau ada pengakuan berbeda yang ternyata melibatkan tersangka lain. Itu bisa kami kembangkan nantinya”,pungkas Andik.
 
Penulis: Mamad el Shaarawy
Email Autoresponder indonesia