Menculik Anak, Penjual Pentol Goreng Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

BANGKALAN, MADURACORNER.COM- Dedi Putra, (33) warga Desa Paterongan, Kecamatan Galis, terancam hukuman 15 tahun penjara. Penjual pentol goreng keliling ini diduga hendak menculik bocah berinisial RF (7) asal Kelurahan Pejagan, Kecamatan/Kabupaten Bangkalan, Senin 9 April 2018 sekitar pukul 17.45 WIB kemarin.

“Tersangka dijerat pasal 83 juncto 76 huruf F Undang-Undang nomor 35 tahun 2014 tentang perubahaan atas Undang-Undang U nomor 23 tahun 2002 tantang Perlindungan Anak. Ancaman pidana 15 tahun penjara,” Kapolres Bangkalan AKBP Bobby Paludin Tambunan, Selasa (10/4/2018).

Menurutnya, tersangka mengaku tidak berniat menculik korban. Alasannya, tersangka tidak sadar akibat pengaruh alkohol setelah menegak minuman keras bersama rekan-rekannya sebelum berangkat berjualan pentol goreng.

“Mengacu pada unsur-unsur pasal yang diterapkan, tersangka yang telah membawa korban itu sudah masuk kategori penculikan,” imbuhnya.

Perwira kelahiran Padang Sidempuan, Sumatera Utara itu mengimbau kepada para orang tua untuk mewaspadai peristiwa yang menimpa korban. Jangan sekali-kali membiarkan anak-anak keluar sendirian agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Kasus ini bisa kita ambil hikmahnya. Anak tidak boleh dilepas sendirian, karena segala kemungkinan bisa terjadi seperti penculikan, kekerasan dan semacamnya,” pesan Bobby. (*)

Penulis: Riyan Mahesa

Editor: Achmad