Mengidap Tumor Otak, Wartawan Senior Bangkalan Tutup Usia

1176 views

image

Bangkalan,maduracorner.com – Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun! Wartawan senior Kasiono (50), asal Kampung Sumur Kembang, Kelurahan Pejagan tutup usia, rabu (30/9/2015) kemarin sekitar pukul 02.00 dini hari. Mantan redaktur Kabar Madura ini mengidap penyakit tumor otak sejak dua tahun lalu.

Operasi pengangkatan tumor diotaknya membuat Kasiono tak lagi mampu menjalankan aktivitas sebagai jurnalis. Berbagai upaya pengobatan telah dilakukan untuk melawan penyakit yang merongrong dirinya. Namun, takdir berkata lain. “Kami telah kehilangan seorang teman seperjuangan. Semoga amal dan ibadah diterima di sisi-Nya,”ujar Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bangkalan, Fathurrahman said.

Menurut pria yang akrab disapa Jimhur ini, Kasiono merupakan pribadi penyabar dan sosok panutan di kalangan insan pers Bangkalan. “Kami merasakan duka yang mendalam dengan kepergian Kasiono,” tuturnya.

Kesedihan atas meninggalnya  Kasiono tidak hanya dirasakan para awak media, namun juga para pejabat Pemkab Bangkalan. Sebagai penghormatan terakhir, rekan-rekan Kasiono dari berbagai kalangan menyempatkan diri mengantar jenazah Kasiono hingga ke area pemakaman umum, Kampung Bancaran.

Untuk diketahui, di bidang jurnalistik, Kasiono tergolong wartawan berprestasi. Di tahun 2006, prestasi tertinggi dalam karya jurnalistik Indonesia diraih Kasiono. Karya tulisnya tentang Pengungsi Sampit di Bangkalan membawanya meraih Piala Prapanca.

Bapak empat anak ini mengawali karirnya sebagai wartawan Surabaya Post di Bangkalan pada awal tahun 1990 hingga awal tahun 2010, redaktur di koran lokal Kabar Madura di tahun 2012. Terakhir, ia bergabung di Harian Memorandum. Selamat jalan, cak Kas! (hery/mad)

Penulis: Donny Heryanto
Editor: Mamad el Shaarawy

Email Autoresponder indonesia