Meninggal dan Sakit, Tiga JCH Sumenep Gagal Berangkat ke Tanah Suci Mekkah

Kasi Haji dan Umroh Kemenag Sumenep Rifae Hasyim. (FOTO: Sai)

Maduracorner.com. Sumenep- Tiga Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dipastikan gagal berangkat ke tanah suci Mekkah tahun ini. Penyebabnya, satu JCH meninggal dunia dan dua orang lainnya memilih menunda keberangkatan.

Kasi Haji dan Umroh Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep, Rifa’e Hasyim mengatakan JCH yang meninggal tersebut bernama Muhsawi warga Kecamatan Manding. Sedangkan Saenal warga Kecamatan Talango karena sakit dan KH. Said Abdullah warga Kecamatan Kota menunggu istrinya.

“Total JCH yang dipastikan berangkat baik yang regular maupun tambahan sebanyak 681 orang,” ucapnya, Senin (9/7/2018).

Rifa’e menjelaskan pemberangkatan CJH regular terbagi menjadi dua kloter, yaitu kloter 10 sebanyak 221 orang dan kloter 11 berjumlah 445 orang. Sementara untuk JCH tambahan diikut sertakan ke kloter lain yang ditangani langsung bagian Bidang Haji dan Umroh Kementrian Agama Jawa Timur.

“JCH diberangkatkan menuju asrama haji Surabaya, pada 19 juli 2018, pukul 13.00 WIB dari lapangan Gor A. Yani,” ucapnya.

Rifa’e mengimbau kepada JCH asal Kepulauan agar pada 12 Juli sudah tiba di daerah Kota Sumenep. Sebab, sebelum pemberangkan pihaknya akan menggelar manasik akbar yang akan diselenggarakan 17 Juli 2018 di Gor A. Yani.

“Kami sangat berharap semua JCH bisa mengikuti manasik akbar,” pungkasnya. (*)

Penulis : Sai

Editor : Riyan Mahesa