Menolak Berhubungan Badan, Remaja di Bangkalan habisi nyawa Waria

Bangkalan, Maduracorner.com, Polres Bangkalan menetapkan seorang tersangka pembunuhan waria di Desa Langpanggang, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan

Korban Waria Asmat (31) ditemukan warga tewas di dalam bak mandi di Salon miliknya sendiri di kawasan Desa Langpanggang, Kecamatan Modung dengan kondisi leher tergantung ke selang air. Kamis, (3/9) kemarin.

Dari hasil penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan beberapa barang bukti yang menunjukkan bahwa waria itu bukan gantung diri, melainkan diduga dibunuh.

Setelah melakukan olah TKP, polisi terus melakukan serangkaian penyelidikan. Tak berselang 24 jam  akhirnya pelaku berinisial MN (17) ditangkap di jalan sekitar Pasar Modung sekitar pukul 21.30 WIB, saat mengendarai sepeda motor bersama temannya inisial MA (16) yang hingga saat ini masih dalam proses pengejaran.

Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra menyampaikan, berdasarkan hasil pemeriksaan, pembunuhan itu terjadi karena pelaku kesal terhadap korban lantaran korban memaksa pelaku untuk melakukan perbuatan asusila.

“Dari keterangan dari tersangka bahwa tersangka dipaksa oleh korban untuk melakukan perbuatan asusila akan tetapi tersangka menolak, sehingga dia timbul lah melakukan pembunuhan,” ujar dia saat konferensi pers di Mapolres Bangkalan, Jumat (04/09).

Kemudian, lanjut Rama, saat pelaku ditangkap, petugas melakukan penggeledahan dan menemukan HP korban ada pada pelaku. Namun sayang, temennya (DPO) berhasil melarikan diri.

“Setelah melakukan penangkapan, polisi langsung menggeledah kediaman pelaku. Dari penggeledahan ini ditemukan motor milik korban,”imbuhnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku mengakui perbuatan yang dilakukannya hingga mengakibatkan nyawa korban melayang.

“Pelaku MT melakukan pembunuhan dengan cara memukul kepala korban menggunakan kayu sebanyak tiga kali dibantu oleh MA. Kemudian korban diikat tangan dan kakinya lalu diseret ke kamar mandi,” ujarnya.

Tak berhenti disitu, saat di kamar mandi korban kembali dipukuli hingga pingsan lalu tersangka menjerat leher korban menggunakan selang air dan diikatkan di atap kamar mandi.

“Para tersangka mengambil uang milik korban, handphone dan motor kemudian melarikan diri,” kata imbuhnya.

Rama menambahkan, barang bukti yang kita amankan satu buah selang warna biru, baju korban, satu lembar handuk dan kain warna merah dan biru, satu unit sepeda motor serta handphone milik korban.

“Akibat perbuatannya, kontruksi pasal yang disangkakan sementara pasal 338 KUHP jo, pasal 55 ayat 1 atau pasal 351 ayat 3 jo, pasal 55 dan pasal 363 ayat 1,4 dan 5 KUHP. Dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara,”pungkasnya. (Ris)

Email Autoresponder indonesia