Merusak Pamandangan, Warga ‘Kota Tua’ Keluhkan Tumpukan Sampah

Tumpukan sampah yang merusak pemandangan dan mengeluarkan bau tidak sedap dikeluhkan warga Desa Kalianget Barat Sumenep. (FOTO: Sai)

SUMENEP, MADURACORNER.COM-Warga Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, mengeluhkan tumpukan sampah di pinggir jalan dan bibir pantai desa setempat. Sampah yang berserakan itu merusak pemandangan dan mengeluarkan bau tidak sedap.

Bahkan, lokasi tumpukan sampah ini juga berdekatan dengan rumah sakit swasta terbesar di kecamatan yang dikenal dengan sebutan ‘Kota Tua’ tersebut. Jaraknya hanya sekitar 50 meter.

“Kecamatan Kalianget merupakan jalur nasional menuju pelabuhan, dan banyak wisatawan dari luar daerah yang melintas setiap harinya. Tapi, sampah dibiarkan tidak diperhatikan,” keluh Sarkawi (45) warga setempat, Kamis (26/7/2018).

Padahal, sambung Sarkawi pemerintah telah banyak mengucurkan dana baik melalui Anggaran Dana Desa dan Dana Desa (ADD-DD). Kenyataannya, persoalan sampai itu tidak ditangani dan cenderung diabaikan.

“Kami minta kepada Camat agar berkordinasi dengan kepala desa untuk mengatasi masalah sampah yang meresahkan ini,” imbuhnya

Sementara itu, Kepala Bidang Kebersihan dan Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep, Iwan mengaku sudah membahas terkait penanggulangan tumpukan sampah tersebut.

“PT Garam melalui program CSR-nya juga akan membantu mengatasi persoalan sampah. Satu bulan kedepan upaya kami segera akan terealisasi,” ucapnya.

Iwan juga mengimbau kepada masyarakat setempat agar memiliki kesadaran untuk tidak membuang sampah sebarangan. Menurutnya, peduli terhadap kesehatan lingkungan menjadi tanggung jawab bersama.

“Jadi pola hidup sehat itu harus dimulai dan dibangun dengan membuang sampah pada tempatnya,” tandasnya. (*)

Penulis: Sai

Editor: Ahmad