Meski Harga Sapi Anjlok Sampai 25 persen, Harga Jual Daging Masih Tinggi

Harga daging sapi masih tinggi meski harga sapi anjlok di pasaran. foto : aryan/mc.com

Harga daging sapi masih tinggi meski harga sapi anjlok di pasaran. foto : aryan/mc.com

Harga Daging Sapi Masih Tinggi | Oleh : Aryan
Maduracorner.com, Bangkalan – Harga daging sapi di pasar tradisional Ki Lemah Dhuwur masih tak bergeming dikisaran harga Rp 70-75 ribu perkilogram. Padahal, harga sapi di sejumlah pasar hewan mengalami penurunan tajam antara 20-25 persen.

“Harga daging sapi tetap dikisaran Rp 70 ribu – Rp 75 ribu perkilogram dan selama 3 minggu belakang ini sama sekali tidak ada perubahan,” terang penjual daging sapi, Hj.Halimah pasar tradisional Ki Lemah Duwur Bangkalan, Kamis, (23/5).

Kondisi itu tentu ironis, karena harga sapi sejak awal bulan Mei terus menurun. Dari yang semula harganya sampai Rp 12 juta/ekor untuk ukuran besar, kini anjlok di kisaran Rp 9-9,5 juta. Begitu pula untuk sapi ukuran sedang, kini harganya berkisar Rp 7,5 – Rp 8 juta /ekor dari harga semula Rp 10 juta per-ekornya.

Namun kondisi itu tak serta merta diikuti penurunan harga daging sapi. Tak pelak, kondisi itu memancing rasa penasaran sekaligus keluh kesah bagi para konsumen, utamanya para penjual bakso yang menggantungkan daging sapi sebagai bahan dasar.

“Saya tidak habis pikir mas, katanya harga sapi sudah turun tapi kenapa harga daging sapi kok masih tetap,” keluh Marni salah satu pedagang bakso dilokasi pumara alun -alun kota Bangkalan.

Menanggapi itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bangkalan, Nawawi mengaku kondisi itu lumrah terjadi. Meski harga per-ekor sapi sekarang ini sudah turun. Tapi untuk menurunkan harga daging sapi yang terlanjur naik dipasar Ki Lemah Duwur itu, agak butuh waktu.

“Hukum pasar kan memang begitu, menaikan harga dalam sekejap bisa. Tapi untuk menurunkan harga, susahnya minta ampun,” pungkas mantan Camat Modung tersebut.(yan/krs)

Email Autoresponder indonesia