Meski Harga Daging Sapi Dan Daging Ayam Turun, Tapi Daya Beli Masyarakat Menurun

Daya Beli Masyarakat  Turun |  Oleh : Aryan

Penjual daging sapi dipasar KLD Bangkalan-Foto : Aryan/MC.com

Penjual daging sapi dipasar KLD Bangkalan-Foto : Aryan/MC.com

Maduracorner.com,Bangkalan – mendekati Lebaran Idul Adha harga daging sapi dan daging ayam potong dipasar Ki Lemah Duwur (KLD) Jalang Halim Perdana Kusuma Bangkalan, turun. Akan tetapi meskipun harga daging turun,  daya beli masyarakat malah menurun. “Sejak 2 hari lalu harga daging sapi turun dari Rp 90 ribu menjadi Rp 85 ribu/kg dan daging ayam potong turun dari Rp 33 ribu menjadi Rp 28 ribu/kg. Namun daya beli masyarakat beberapa hari belakangan ini melemah dan turun drastis,” ujar Hj.Maryam kepada MC.com, Jum’at, (4/9).

Menurut dia, sejak terjadinya gonjang- ganjing kenaikan harga sembako, daging sapi, daging ayam potong dan tempe sejak sebulan yang lalu itu, tanda-tanda penurunan daya beli masyarakat sudah mulai kelihatan, terbukti, warga yang biasanya beli 1 hingga 2 kilogram, sekarang turun menjadi 1/2 – 1/4 kg

“Walaupun saat ini harga daging sapi sudah turun Rp 5 ribu/kg tetap saja sepi pembeli. Biasanya dalam sehari saya menghabiskan 30 kg daging sapi sekarang turun menjadi 10 kg/harinya,” keluh Maryam.

Hal senada, juga disampaikan salah seorang pedagang ayam potong, Hj Salma. Menurutnya, meski harga sudah turun tapi tetap saja daya beli daging ayam potong menurun drastis. “Sebelum harga daging ayam potong naik, seharinya bisa laku 80 kg, tapi sekarang lakunya tak lebih dari 30 kg,” ungkapnya.

Sementara, salah seorang pembeli daging ayam potong, Mariamah merasa pusing menghadapi harga – harga dipasaran yang masih berfluktuasi. Sedangkan pendapatan masyarakat semakin merosot, jadi tidak mungkin untuk memaksakan diri membeli sesuatu diluar kemampuan. “Sebelum harga – harga menggila seperti sekarang ini, saya masih mampu membeli daging ayam atau daging sapi lebih dari 1 kg, tapi saat ini tak lebih dari 1/2 kg,” terangnya. (yan/min).

Email Autoresponder indonesia