Minim Komunikasi Antar Pihak Terkait, Dropping Air Bersih di Bangkalan Tak Merata

image

PWI Saat droping air

Bangkalan,maduracorner.com – Bantuan droping air bersih dari BPBD maupun Dinsosnakertrans Bangkalan yang tidak merata ke ratusan desa-desa di saat musim kemarau tahun ini. Bahkan terkesan tersendat – sendat yang tentu saja merugikan masyarakat. Padahal, mereka saat ini sangat mengharapkan pengiriman bantuan air bersih secepatnya.

Bukan hanya itu saja. Koordinasi kedua lembaga tersebut dengan pihak kecamatan yang bersangkutan juga disinyalir kurang bersinergi. Hal ini terungkap, saat kantor Kecamatan Arosbaya mengaku tidak memiliki data valid mengenai desa krisis air bersih yang sudah mendapat bantuan pengiriman air bersih dari Pemkab Bangkalan.

“Kami mengalami kesulitan informasi tentang desa-desa mana saja yang sudah atau belum mendapat bantuan air bersih. Karena petugas yang mengawal, jarang melaporkan desa-desa mana saja yang sudah atau belum mendapat droping air bersih tersebut,”ungkap Kasie Kesmas Kecamatan, Arosbaya, Mustain, kamis (17/9/2015) siang.

Mustain pun kebingungan saat ada kepala desa yang meminta jatah pengiriman air bersih. “Itu sebabnya, kami sering bingung bila ada kades tiba-tiba menelfon ke pihak yang melapor belum mendapat bantuan air bersih”,katanya. “Jika sudah ditelfon kades seperti itu, kami mengalah dan menelfon lagi ke pihak BPBD maupun ke Dinsos Nakertrans untuk menanyakan hal tersebut”,lanjutnya.

Mustain pun berharap, koordinasi instansi terkait bisa lebih sinergis lagi guna menanggulangi bencana kekeringan tahun ini. “Maka dari itu kami sangat berharap, koordinasi semua pihak (Dinsosnakertrans, BPBD dan Kecamatan) lebih diefektifkan lagi agar tidak terjadi misskomunikasi,”pintanya. (yan/mad)

Penulis : Aryan
Editor  : Mamad el Shaarawy

Email Autoresponder indonesia