Musim Mudik, Polisi Siaga dan Awasi Peredaran Narkoba Yang Dibawa Pemudik

image

Para TSK Kasus Narkoba Dirilis Polres Sampang

Sampang, maduracorner.com – Musim mudik tampaknya akan mendapat perhatian serius aparat kepolisian. Mereka mensinyalir, peredaran narkoba bakal kian marak seiring kedatangan warga yang pulang kampung.

Hal ini dikatakan Kasatnarkoba Polres Sampang AKP Arief Kurniady saat melakukan rilis pengungkapan kasus narkoba selama 2 minggu bulan Ramadhan 2015. Bahkan sebagai antisipasi dini, polisi memang sudah mengintensifkan operasi narkoba guna menekan peredaran narkoba selama bulan puasa tersebut.

“Kita prediksi penyalagunaan akan semakin meningkat hingga menjelang lebaran. Makanya kita gerakkan petugas untuk memotong peredaran narkoba tersebut,”jelas Arief Kurniady kepada maduracorner.com, rabu (01/07/2015) pagi.

Perwira dengan tiga balok kuning di pundak ini juga mengatakan, meningkatnya penyalahgunaan narkoba tersebut, salah satunya disebabkan faktor adanya warga yang pulang mudik dari kota besar. Mereka inilah yang kemungkinan membawa narkoba ke kampung halamannya. “Kita akan awasi dan waspadai fenomena ini”,tegas Arief.

Dalam rilis yang dilakukan Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Sampang, mereka berhasil mengungkap 5 kasus penyalagunaan narkoba selama bulan Ramadhan 2015. Sebanyak 6 orang tersangka berhasil diamankan dalam kasus narkoba jenis sabu-sabu tersebut.

Para tersangka masing-masing bernama Hasan Basri (22) dan Nawawi (32), keduanya warga Desa Sokobenah, Kecamatan Sokobenah. Keduanya ditangkap saat pesta sabu-sabu di desa setempat dengan barang bukti sabu seberat 0,92 gram.

Selanjutnya, Syaiful Bahri (34) dan Ahmad Farid (36) dengan barang bukti kedua TSk sebanyak 0,38 gram. Mereka adalah warga Desa Apa’an, Kecamatan Pengarengan yang disergap polisi di wilayah Sampang Kota.

Kemudian, tersangka Rosidi (21) Desa Bandaran, Kecamatan Tlanakan. Warga Kabupaten Pamekasan ini ditangkap polisi saat mencari ikan di perairan Sampang dengan barang bukti seberat 0,42 gram. Dan yang terakhir yakni tersangka Khoirus Sumartoyo (32), warga jalan Pemuda Baru, Kelurahan Rongtengah, Kecamatan Sampang Kota dengan sabu-sabu seberat 0,23 gram diamankan dari tangan tersangka.

Para tersangka yang sudah dibekuk akan di jerat dengan pasal 112 ayat 1, pasal 127 ayat 1 huruf a jucto pasal 132 ayat 1 Undang Undang RI nomer 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukumannya pun cukup menakutkan, yakni maksimal 12 tahun penjara. (son/mad)

Penulis : S Umar Al Farouq
Editor : Mamad el Shaarawy

Email Autoresponder indonesia